Lelang 11 Jabatan Pemprov Jateng, Ini Jadwal dan Syaratnya

0
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah Wisnu Zaroh. Foto: Ade Lukmono/Semaranginside.com

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka pendaftaran untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama. Proses rekrutmen akan dilakukan dengan mekanisme seleksi terbuka atau yang dikenal dengan lelang jabatan.

Terdapat 11 jabatan yang akan dilelang. Di antaranya Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Kepala Biro Hukum dan Kepala Biro Perekonomian Setda Prov. Jateng.

Ada pula jabatan untuk pimpinan tinggi rumah sakit. Di antaranya Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moewardi Surakarta, Wakil Direktur Umum RSUD Moewardi Surakarta, Wakil Direktur Keuangan RSUD Moewardi Surakarta, Direktur RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo Purwokerto, Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah Aminogondho Semarang.

“Pendaftaran akan dimulai pada tanggal 14 November 2019 dan batas akhir pada tanggal 25 November 2019. Semua proses pendaftaran akan dilakukan secara online,” kata Kepala BKD Jateng, Wisnu Zaroh, Rabu (13/11).

Wisnu menerangkan, para calon wajib mengupload berbagai persyaratan guna keperluan pendaftaran. Adapun syarat-syaratnya di antaranya adalah surat pernyataan mendaftarkan diri, daftar riwayat hidup, KTP, SK jabatan dan pangkat terakhir serta ijazah terakhir.

Baca Juga:  Pengamat Apresiasi Lelang Jabatan di Pemprov Jateng

Selain itu, calon peserta lanjut Wisnu juga harus melampirkan sertifikat Diklatpim tingkat III bagi pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator, melampirkan hasil penilaian prestasi kerja (PPK) dua tahun terakhir serta menyertakan surat keterangan sehat dari rumah sakit.

“Ada pula persyaratan untuk menyertakan surat pernyataan tidak dalam pemeriksaan/hukuman oleh pejabat yang membidangi kepegawaian juga persetujuan dari atasan langsung bagi PNS di Jateng,” tegasnya.

Untuk pendaftar yang berasal dari luar Provinsi Jateng, maka calon harus menyertakan surat persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian. Selain itu, semua calon juga wajib menyertakan bukti laporan SPT tahun 2019 dan LHKPN atau surat notifikasi pendaftaran ke KPK.

“Jangan lupa menyertakan pula pas foto berwarna terbaru dengan latar belakang merah format jpg,” terangnya.

Wisnu mengingatkan kepada calon pelamar untuk segera mendaftar usai pendaftaran dibuka dan tidak menunggu sampai batas akhir. Sebab, hal ini untuk mengantisipasi adanya kesalahan dalam proses upload dokumen.

Baca Juga:  Kisah Perjuangan Camat dan Kasek yang jadi Eselon II di Jateng

“Apabila terjadi kegagalan dalam upload dokumen, di luar tanggung jawab dari panitia seleksi. Kami tegaskan bahwa panitia seleksi tidak menerima dokumen susulan dalam bentuk apapun. Semua dokumen wajib diupload melalui aplikasi pendaftaran yang telah disediakan,” tegasnya.

Selain mengingatkan tentang persyaratan pendaftaran, Wisnu juga mengingatkan bahwa rekrutmen 11 jabatan ini dilakukan untuk mencari pemimpin yang berintegritas. Tak hanya itu, dalam seleksi ini diharapkan mendapatkan pemimpin yang memiliki kompetensi sesuai bidang tugas.

“Sesuai pesan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, bahwa integritas adalah hal utama bagi PNS di lingkungan Pemprov Jateng,” terangnya.

Sementara terkait tahapan seleksi, Wisnu menerangkan bahwa para pendaftar nantinya akan melewati sejumlah tahapan. Pertama terkait seleksi administrasi, uji gagasan tertulis, uji kompetensi, rekam jejak dan wawancara dengan pantia seleksi.

“Panitia seleksi akan menyerahkan 3 orang calon terbaik pada masing2 jabatan kepada Gubernur, selanjutnya sebelum ditetapkan dan dilantik oleh Gubernur, 3 orang calon terbaik tsb akan mengikuti wawancara dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen,” tutupnya.

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of