Lokasi Syuting di Hutan, Adipati Dolken Was-Was Hewan Buas

0
Adipati Dolken dalam trailer film Perburuan. Foto: Youtube/Falcon

Oleh: Anisa Tri K

Semaranginside.com, Jakarta – Aktor peran Adipati Dolken terpilih untuk memerankan karakter Hardo, seorang tentara PETA dalam film adaptasi novel karya Pramoedya Ananta Toer, ‘Perburuan’.

Berlatar belakang tahun 1940-an, film Perburuan banyak mengambil lokasi syuting di alam terbuka, salah satunya di hutan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Adipati Dolken.

“Lebih takut sama binatang, kalau di hutan kan banyak binatang liar ya yang kita juga harus hati-hati,” ucap Adipati Dolken.

Baca Juga:  Sensor Menggangu Alur Cerita, Penggemar Film Hellboy Kecewa

Dalam film arahan sutradara Richard Oh itu, penampilan Adipati Dolken pun dibuat berbeda. Salah satunya adalah tampil berjanggut.

“Dipasangin brewok dan janggut, itu pasang. Saya enggak bisa tumbuh (janggut) kebetulan. Terus rambut sudah panjang dikurusin dikit tapi jangan banyak-banyak,” ia menandaskan.

Adipati mengaku sedikit kesulitan mendalami perannya sebagai tentara perang di era 1942 hingga 1945-an tersebut. Untuk menghayati momen dan situasi pada masa itu, Adipati mencoba memahaminya dengan membaca novel ‘Perburuan’.

Baca Juga:  'Mimpi Anak Papua', Potret Keindahan dan Problematika Bumi Cendrawasih

“Kebiasaan kita di era sekarang menjadi era zaman dulu itu paling susah, dan mengikuti tulisan Pak Pram yang ada di novel, dipindahin ke skrip terus kita bawain secara natural ‘kan, itu juga lumayan berat, ya,” beber Adipati Dolken.

Film ‘Perburuan’ akan tayang pada 15 Agustus 2019. Tanggal tayang ini berbarengan dengan film yang dibintangi Iqbaal Ramadan, Bumi Manusia, yang juga diangkat dari novel karya Pram. (*/Dry/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of