Mahasiswa Baru UIN Walisongo Bakal Diwajibkan “Mondok”

0
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Prof Dr ImamTaufiq bersalaman dengan rektor lama Prof Dr Muhibbin Noor. Foto : walisongo.ac.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Rektor baru Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Prof Dr Imam Taufiq mengungkapkan butuh kerja keras guna melanjutkan prestasi yang sudah diraih oleh kampus. Karena itu pihaknya butuh dukungan semua pihak agar tetap amanah dalam memikul tanggung jawab besar itu.

Hal tersebut diungkapkannya saat prosesi pisah sambut rektor di Kampuys 1 UIN Walisongo, baru-baru ini. Imam mengantikan Prof Dr Muhibbin Noor setelah dilantik Menteri Agama beberapa waktu lalu. Dalam sambutannya, Imam menyampaikan banyak terima kasih kepada Prof Muhibbin atas capaian UIN Walisongo selama dipimpin olehnya.

Lebih lanjut dia menegaskan, saat ini Indonesia atau masyarakat Jawa Tengah termasuk kampus UIN tertantang oleh persoalan radikalisme dan terorisme.

Baca Juga:  Mengenal Suku Tengger, Penduduk Yang Tinggal di Gunung Bromo

“Saya yakin isu-isu moderasi menjadi penting. Kami juga berencana menjadikan kampus sebagai konsep moderasi,” katanya dikutip dari situs resmi UIN Walisongo, Senin (29/7).

Melalui konsep tersebut, dia ingin menjadikan kampus sebagai sumber referensi moderasi salafiyah mulai dari segi konten, progam, riset, dan lainnya. Mengahadapi hal itu, ke depan kampus yang berada di Ngaliyan tersebut akan membangun dan menambah beberapa ma’had (pondok mahasiswa). Di samping itu, pihaknya juga mengajak 29 pondok yang ada di sekitar kampus untuk bekerja sama melakukan diskusi-diskusi.

“Termasuk mengelola anak-anak kami. Kami berencana semua mahasiswa baru wajib tinggal di pesatren,” tembahnya.

Baca Juga:  PSIS Adukan Wasit M Adung ke PSSI

Dosen Tafsir Hadits tersebut juga mengungkapkan akan menjadikan kampus sebagai Kampung Walisongo, pusat pengembangan bisnis, serta destinasi keagamaan.

“Kami memohon dukungan secara khusus. Kami juga meminta dukungan dan masukan dan saran untuk membawa kampus UIN ini ke depan,” harapnya.

Sementara itu, Muhibbin mengucapakan terima kasih kepada seluruh tim yang telah membantu sejak menjadi rektor pada 2010.

“Alhamdulillah rencana perubahan-perubahan di berbagai bidang sudah berjalan. Saya berharap pembangunan tetap berjalan lancar. Ke depan semoga kampus ini bisa lebih baik lagi sebagai kampus universitas,” harapnya.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of