Masih Mempelajari, Jokowi Segera Sampaikan Materi Revisi UU KPK

0
Presiden Jokowi mengaku masih mempelajari revisi UU KPK. Setelah selesai akan disampaikan materi revisinya. Foto: Istimewa

Oleh: Eko P

Semaranginside.com, Jakarta – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly masih mempelajari draf revisi UU tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan hati-hati. Terkait keputusan pemerintah menyetujui atau tidak revisi tersebut, Yasonna mengatakan belum menerima laporan perkembangan terbaru dari tim yang membahas draf revisi itu.

“Kalau pemerintah pasti membahas dulu kan, tim sekarang sudah membahas,” tuturnya, Rabu (11/9).

Ada pun Presiden Joko Widodo mengaku sudah menerima Daftar Isian Masalah (DIM) Revisi UU tentang KPK dan akan segera mempelajarinya.

Baca Juga:  DPRD Jateng: Ribet, Hapus Saja Kartu Tani

“Baru saya terima DIM-nya tadi. Baru saya pelajari hari ini. Pelajari dulu, secepat-cepatnya. Kita ini baru melihat DIM-nya dulu,” kata Jokowi usai membuka Konferensi ke-37 Asosiasi Insinyur Se-ASEAN (Cafeo37) di JI-Expo Kemayoran, Rabu.

Ia mengatakan setelah selesai, akan dikirim kepada DPR mengenai apa saja materi yang perlu direvisi dan tidak perlu direvisi “Besok saya sampaikan, nanti saya sampaikan materi-materi apa yang perlu direvisi,” kata dia.

Mengenai target RUU tentang KPK itu selesai pada masa keanggotaan DPR 2014-2019, Jokowi mengatakan itu urusan DPR.

Baca Juga:  Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Jateng Naik 40 Persen

Revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK yang diajukan Badan Legislasi (Baleg) DPR telah disetujui menjadi RUU inisiatif DPR pada sidang paripurna pada 5 September 2019. Baleg akan mempercepat pembahasan revisi itu, sehingga bisa selesai sebelum masa jabatan anggota DPR periode 2014-2019 habis. (EP/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of