Masih Mencekam, Seliter BBM di Wamena Capai Rp80.000

0

Oleh: Azhar AP

Semaranginside.com, Wamena – Suasana tak kondusif di Kota Wamena di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, berimbas ke harga bahan bakar minyak (BBM). Saat ini, seliter harga BBM mencapai Rp 80 ribu, naik dari harga biasanya Rp 20 ribu.

Kenaikan ini juga dipicu oleh tutupnya sebagian besar penjual bensin eceran jenis tutup akibat kerusuhan.

Pejabat Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Jayawijaya Arisman Chaniago di Wamena, ibu kota kabupaten Jayawijaya, Jumat mengatakan, harga naik tanpa petunjuk pemerintah.

Baca Juga:  Ditikam di Lokasi Rawan Wamena, Seorang Pekerja Tewas

Kabid Perdagangan di Disnakerindag itu mengatakan kenaikan harga terjadi karena tempat pengisian BBM tutup. Termasuk pengusaha bapok juga belum membuka tempat usaha mereka.

“Kalau ada harga yang mencapai Rp100.000 per liter di Kota Wamena itu harga yang ditetapkan oleh oknum dan kami dari Disnaker akan tindak tegas dengan pencabutan surat izin,” katanya.

Tidak hanya itu, harga sayur di sejumlah tempat juga dilaporkan naik dari Rp20.000 menjadi Rp30.000 per ikat.

Pemerintah mengharapkan pedagang tidak mengambil kesempatan dengan peristiwa tersebut untuk menaikkan harga kebutuhan pokok.

Baca Juga:  Kisah Tragis di Wamena yang Krisis (2); Kami Ingin Pulang Pak...

“Kami sampaikan kepada para pedagang untuk membuka kios-kios yang masih ditutup untuk melayani kebutuhan masyarakat. Dan kami akan melakukan pemantauan harga,” katanya.

Berdasarkan pantauan, beberapa toko, kios penyedia bapok di pusat Kota Jayawijaya mulai dibuka setelah tiga hari tutup. Sementara untuk penjual BBM jenis solar dan bensin eceran, belum banyak yang buka. (Aza/Ant/INI Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of