Massa Pendukung Revisi UU KPK Rusuh di Gedung Merah Putih

0
Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Komisi (KPK).

Oleh: Azhar AP

Semaraginside.com, Jakarta – Kerusuhan terjadi di Gedung KPK. Massa yang datang merangsek masuk untuk mencopot kain hitam yang menutupi logo KPK, di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (13/9).

Massa dari kelompok pendukung revisi UU KPK tersebut juga membakar karangan bunga sebagai tanda berkabung atas disetujuinya RUU KPK di DPR. Awalnya aksi berjalan damai.

Setelah massa membakar karangan bunga yang berada di luar gedung KPK, suasana mulai berubah menjadi tegang.

Karangan bunga tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan KPK dari ancaman pelemahan oleh pemerintah dan DPR. KPK juga berkabung karena pimpinan KPK yang baru saja diseleksi diisi orang-orang bermasalah.

Baca Juga:  Buntut OTT Bupati, Tengah Malam Ganjar Kumpulkan Pejabat Kudus

Polisi yang berjaga maupun petugas pengamanan KPK mencoba menghalau massa yang mencoba masuk ke gedung KPK. Sempat terjadi baku hantam dengan massa tersebut.

Seorang massa aksi pun berhasil masuk ke gedung KPK dan mencopot logo hitam yang menutupi logo KPK. Penutupan logo KPK dengan kain hitam dipasang sejak Ahad (8/9).

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni mengaku ada kesalahpahaman antara kelompok yang berunjuk rasa dengan pegawai KPK. “Jadi, rekan-rekan sekalian ada sedikit kesalahpahaman antara kelompok yang melakukan unjuk rasa terkait keputusan pansel capim KPK dengan pegawai atau wadah dari KPK,” kata Bastoni di gedung KPK.

Baca Juga:  Gubernur Kepri Diangkut KPK ke Jakarta

Dia mengatakan ada tiga aliansi yang berunjuk rasa dengan estimasi massa sekitar 300 orang. Tiga aliansi tersebut merupakan pendukung keputusan pansel capim KPK.

Saat dikonfirmasi terkait adanya pengrusakan terhadap gedung KPK maupun karangan bunga, ia mengaku akan mendalaminya dengan mengumpulkan bukti-bukti.

“Nanti akan kita lihat, baik dokumentasi atau foto video pelakunya akan kita identifikasi kemudian bukti-bukti lainnya akan kita kumpulkan kalau ada barang yang rusak atau dibakar nanti kita akan kumpulkan buktinya,” kata dia. (Aza/Ant/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of