Meluruskan dan Merapatkan Shaf Shalat, Jalan Menuju Surga

0

Oleh: Herry M Joesoef

Semaranginside.com, Jakarta – Banyak jalan menuju surga. Salah satunya adalah dengan meluruskan shaf ketika shalat berjamaah. Adalah Abu Hurairah menarasikan, “Demi Dzat yang diriku berada dalam tangan-Nya, kamu tidak akan masuk surga sehingga kamu beriman, dan kamu tidaklah beriman sehingga kamu saling mencintai, tidakkah telah aku tunjukkan suatu hal jika kamu melakukannya tentu kamu akan saling menyayangi? Tebarkanlah salam diantara kamu.” (HR Imam Muslim)

Menebarkan salam akan membuat kasih sayang antar sesama. Dan itu bisa dilatih dalam sehari lima kali ketika melaksanakan shalat berjamaah di masjid. Caranya, dengan meluruskan dan merapatkan shaf. Karena kesempurnaan shalat itu, menurut Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, adalah dengan cara meluruskan dan merapatkan shaf. Sedangkan meluruskan dan merapatkan shaf, jaminannya adalah surga.

Baca Juga:  Bupati Kudus Kena OTT, Gunung Tangkuban Parahu Meletus

Coba kita tengok tentara ketika melakukan baris-berbaris. Lurus dan rapat, satu kesatuan dalam gerak dan langkah. Di situ ada kedisplinan dan kesetiakawanan yang tinggi. Di seluruh dunia, tentara adalah organisasi yang paling disiplin dan solid. Bisa dibayangkan, jika angkatan bersenjata di suatu negeri tidak kompak, bagaimana mereka akan menghadapi musuh?

Begitu pula dengan umat Islam. Meluruskan dan merapatkan shaf adalah simbolisasi dari persatuan dan kesatuan dalam menghadapi apa pun yang terjadi terhadap umat ini. Dilatih di dalam masjid, sehari 5 kali, dengan disiplin yang tinggi, akan membuahkan soliditas yang tinggi pula. Jika umat sudah solid, maka apa pun kepentingan eksternal yang akan memporak-porandakan soliditas umat, tidak akan berhasil. Jika meluruskan dan merapatkan shaf saja tidak bisa, jangan berharap satu sama lain akan saling mencinta dan menebarkan salam.

Baca Juga:  Jokowi Didesak Ungkap Kepemilikan Lahan di Elite Sekelilingnya

Jika meluruskan dan merapatkan sudah menjadi kebiasaan, tentu satu sama lain akan saling mencintai karena Allah. Dari sini turun keberkahan dan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala yang akan mengantarkan kita menuju surganya. (HMJ/INI Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of