Mengapa Makan Dengan Tangan Kanan?

0
Ilustrasi makan. Foto: istock

Oleh: Herry M Joesoef

Indonesiainside.id, Jakarta – Islam adalah agama yang memberikan petunjuk hidup dengan sangat detil. Di antaranya adalah makan makanan dengan menggunakan tangan kiri. Dinarasikan oleh Ibnu Umar bin Abu Salamah, “Dahulu aku pernah berada di rumah Rasulullah dan tanganku berselancar di atas nampan, maka beliau berkata, ‘Wahai anak, ucapkanlah basmalah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah yang paling dekat darimu’.” (HR Imam Bukahri dan Muslim)

Mengapa harus pakai tangan kanan ketika makan? Hal ini agar kita, umat Islam, tidak sama dengan setan. Karena setan memakan makanan dengan tangan kiri. Abdullah bin Umar menarasikan, “Rasulullah pernah bersabda, ‘Jika seseorang dari kalian makan maka hendaklah makan dengan tangan kanan, dan jika ia minum, maka hendaklah minum dengan tangan kanan, karena sesungguhnya setan makan dan minum dengan tangan kiri’.” (HR Imam Muslim, Abu Dawud, ath-Tirmidzi, an-Nasa’i, dan Ibnu Majah)

Baca Juga:  Menjenguk Orang Sakit Berpahala Surga

Perhatian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam terhadap makan dan minum dengan tangan kanan itu begitu penting, karena inilah salah satu amalan yang membedakan manusia mukmin dengan setan. Salamah bin Al-Akwa’ meriwayatkan, “Suatu hari, seseorang yang berada di sisi Rasulullah memakan makanan dengan tangan kiri. Maka Rasulullah menegurnya, ‘Makanlah dengan tangan kananmu.’ Orang tersebut menjawab, ‘Aku tidak bisa.’ Lalu Rasulullah berkata, ‘Engkau bisa.’ Orang tersebut makan dengan tangan kiri dengan kesombongan. Maka, di kemudian hari orang tersebut tidak bisa mengangkat tangannya ke mulutnya.” (HR Imam Muslim).

Baca Juga:  Aneka Getuk Jawa yang Wajib Anda Coba

Mari kita latih dan biasakan untuk selalu makan dan minum dengan tangan kanan. Anak-anak kita, sejak usia dini, harus dilatih untuk menggunakan tangan kanan ketika makan dan minum. Juga ketika melakukan hal-hal yang baik. Tangan kiri hanya dipakai untuk membersihkan organ-organ vital dari tubuh kita dari najis.

Karena itu, ketika ada orang yang menyoal mengapa harus dengan tangan kanan ketika makan dan minum, maka sesungguhnya ia dalam keadaan ketidakmengertian. Dan itu meesti diberi penjelasaan. Ketika ilmu sudah disampaikan, tetapi masih juga tidak mau berubah, bahkan cenderung bersikukuh dengan pendapatnya, maka patut diduga bahwa ia adalah sosok setan dalan wujud manusia. Astaghfirullah! (HMJ/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of