Menteri PUPR Terima Soegijapranata Award

0
Rektor Unika Soegijapranata memberi penghargaan pada Menteri PUPR yang diwakili Dirjen Cipta Karya. Foto : unika.ac.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Unika Soegijapranata memberi penghargaan untuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basuki Hadimuljono. Pemberian penghargaan bertajuk Soegijapranata Award tersebut menjadi puncak Dies Natalis ke-37 kampus itu. Sayangnya, Basuki tak bisa menerima sendiri award tersebut dan diwakilkan pada Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga.

“Penganugerahan penghargaan berupa Soegijapranata Award kepada beliau karena dedikasi, optimisme, dan kerja tak kenal lelah dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan bagi Indonesia,” ujar Rektor Unika Soegijapranata Prof Ridwan Sanjaya dikutip dari situs resmi Unika Soegijapranata, Kamis (8/8).

Dalam laporan tahunan universitas tahun akademik 2018 – 2019, Rektor Unika Soegijapranata menyampaikan paparannya terkait capaian prestasi.

Baca Juga:  Unika Soegijapranata Tuan Rumah Basket Liga Mahasiswa

“Sesuai dengan tema karya Unika Soegijapranata yaitu Keterlibatan Sinergis, telah membawa Unika Soegijapranata pada capaian prestasi dan inovasi bagi seluruh civitas akademika, yang berdampak pula pada masyarakat sekitar dan pemerintah,” ucapnya.

“Berbagai upaya dan usaha yang telah dilakukan oleh Unika Soegijapranata sesuai dengan talenta-talenta yang dimiliki telah dikembangkan untuk mewujudkan seperti yang diamanatkan oleh Mgr Albertus Soegijapranata yang menjadi patron Unika dalam menjalankan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Diantaranya adalah pendirian Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter dalam ikut serta terlibat secara sinergis untuk membangun dunia kesehatan Indonesia yang humanis dan memiliki integritas tinggi di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) di Indonesia,” lanjut Prof Ridwan.

Baca Juga:  Wisudawan Unika Diingatkan untuk Jujur dan Jaga Integritas

SedangDanis seusai mewakili penerimaan anugerah dalam wawancara singkat dengan wartawan mengemukakan tentang keadilan ekologis dalam aspek pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Sejak awal sudah kami cantumkan mengenai keadilan ekologis dalam aspek lingkungan ini pada rencana pembangunan jangka panjang yaitu di tahun 2005 sampai dengan tahun 2025. Dan dalam Implementasinya Kementerian PUPR dalam membangun sarana infrasturktur sudah memperhatikan keadilan ekologis sejak awal yaitu pada tahap perencanaan, pelaksanaan maupun saat pemeliharaan,” jelasnya.

“Artinya keadilan ekologis yang diamanatkan oleh Unika Soegijapranata ini pada hakekatnya sudah dilakukan oleh Kementerian PUPR dan semakin hari semakin tinggi intensitasnya,” pungkasnya.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of