Motif Batik 2 Jari, Terinspiraasi Sandiaga Uno

0
Batik bermotif dua jari ini belum bisa diproduksi dalam jumlah besar. Foto: Tempo.co

Oleh: Anisa Tri Kusuma |

Pemilik usaha batik Putra Laweyan, Gunawan Muhammad Nizar terinspirasi membuat motif itu usai bertemu Sandiaga Uno pada bulan lalu

semaranginside.com, Jakarta — Salah satu pengusaha batik Laweyan Solo, Gunawan Muhammad Nizar memproduksi batik bermotif dua jari. Motif tersebut dibuatnya usai dikunjungi oleh Sandiaga Uno pada bulan lalu.

Menurut Gunawan, alasan utama pembuatan motif tersebut adalah masalah bisnis. “Simbol dua jari yang sering digunakan Sandiaga cukup eye catching,” katanya.

Baca Juga:  Mapolda Jateng Siapkan Sel Terpisah untuk Pembom Pos Polisi Sukoharjo

Hal itu membuatnya mencoba untuk berkreasi dengan menggabungkannya menggunakan motif klasik lain sehingga tercipta desain yang dianggapnya lebih menarik. “Untuk isiannya menggunakan motif truntum,” kata dia.

Meski bergambar dua jari, Gunawan mengatakan bahwa pembuatan motif itu tidak dikhususkan untuk membuat seragam kampanye. “Tujuannya untuk pakaian yang digunakan sehari-hari,” katanya.

Hal itu ditunjukkan dengan tidak menambahkan atribut berbau partai maupun nomor urut di motif yang dibuatnya. “Semua orang juga bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan,” kata dia.

Baca Juga:  Jafri Sastra Digantikan Trio Asisten

Hanya saja, pemilik usaha batik Putra Laweyan itu belum bisa memproduksinya dalam jumlah besar. “Mungkin baru 200 potong yang kami buat,” katanya. Sebab, dia hanya membuatnya dalam bentuk batik tulis kombinasi cap. “Bukan printing, sebab printing itu batik palsu,” katanya.

Sebelumnya, Sandiaga pernah berkunjung ke Kampung Batik Laweyan pada awal Februari kemarin. Saat itu Sandiaga bertemu dengan para pengusaha batik serta warga di kediaman Gunawan. (Kbb)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of