Mulai Tahun Depan Windows 7 Rentan Serangan Siber

0
Ilustrasi serangan keamanan pada sistem operasi Windows. Foto: Hackread

Oleh: Suandri Ansah

Semaranginside.com, Jakarta — Anda yang masih menggunakan sistem operasi komputer Windows 7 segeralah beralih ke tingkat berikutnya guna mengamankan perangkat dan data dari kemungkinan serangan siber.

Mulai tanggal 14 Januari tahun 2020, Microsoft sebagai pengembang sistem operasi Windows akan menghentikan pelayanan untuk Windows 7. Mereka meminta penggunanya beralih ke Windows 10.

“Setelah 14 Januari 2020, Microsoft tidak akan lagi menyediakan pembaruan keamanan atau dukungan untuk PC yang menjalankan Windows 7. Tetapi anda dapat tetap menikmati saat-saat yang menyenangkan dengan pindah ke Windows 10,” tulis Microsof di laman resminya.

Baca Juga:  Komitmen Anti Korupsi Partai Berkarya tak Perlu Diragukan

Microsoft menyarankan, pengguna dapat memutakhirkan PC Windows 7 yang kompatibel berdasarkan persyaratan yang lazim layaknya meningkatkan software. Untuk memanfaatkan kapabilitas perangkat keras terbaru, mereka menyarankan untuk pindah ke PC baru dengan Windows 10.

“Microsoft 365 Business hadir dengan pemutakhiran gratis untuk pengguna dengan lisensi Windows 7, 8, atau 8.1 Pro. Dengan membeli Microsoft 365 Business, pengguna dapat memutakhirkan semua perangkat berlisensi Windows Pro lama mereka tanpa biaya tambahan,” tulis Mcirosoft.

Pengguna dapat terus menggunakan Windows 7, tapi dengan risiko keamanan yang rentan setelah tanggal tersebut. Windows tetap bisa digunakan tetapi pengguna akan berhenti menerima pembaruan keamanan dan fitur.

Baca Juga:  MUI: Penembakan di Selandia Baru Jelas Terorisme

Untuk pengguna Windows 7 Professional dan Windows 7 Enterprise, pengguna dapat membeli pembaruan keamanan ekstra hingga Januari 2023. Dengan berakhirnya dukungan Windows 7, dukungan untuk penggunaan Internet Explorer pada Windows 7 juga akan berakhir karena aplikasi itu merupakan bagian dari sistem operasi. (Kbb)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of