OJK Temukan 13 Perusahaan Gadai Ilegal di Jateng, Ini Daftarnya

0
Ilustrasi OJK. Foto: Antara

Oleh: Ade Lukmono

Semaranginside.com, Semarang – Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan 13 perusahaan gadai swasta ilegal di Jawa Tengah. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing dalam keterangannya, semua kegiatan usaha tersebut belum mendapatkan izin resmi namun mereka telah beroperasi.

Sesuai POJK 31/POJK.05/2016 tentang Usaha Pergadaian (POJK), Satgas Waspada Investasi telah menemukan kembali 22 kegiatan usaha gadai swasta yang belum mendapatkan izin dari OJK namun telah beroperasi.

“Dari 22 kegiatan usaha gadai swasta ilegal tersebut sebanyak 13 berdomisili di Jawa Tengah dan 9 berdomisili di Sumatera Utara,” kata dia, Selasa (8/10).

Baca Juga:  Kepercayaan Masih Tinggi, di Jateng Dukun Saingi Dokter

Berdasarkan catatan Satgas Waspada Investasi OJK, sebagian besar pelaku usaha gadai swasta ilegal tersebut tidak mengurus izin dikarenakan mengalami keterbatasan dana dan modal.

Selain itu, ada alasan mereka tidak memiliki izin, adalah karena kesengajaan dan belum memutuskan untuk mengajukan izin ke OJK. Padahal mereka sudah beroperasi dan membuka gerai.

Sebelumnya, pada September 2019 OJK telah menemukan 30 entitas gadai ilegal. Saat ini jumlah total mencapai 52 entitas gadai ilegal. Tidak menutup kemungkinan akan banyak lagi entitas gadai ilegal yang akan ditemukan oleh Satgas Waspada Investasi melalui pengaduan masyarakat.

Baca Juga:  Tukang Ojek Online Berhasil Lulus Cumlaude Viral di Twitter

Adapun 13 nama perusahaan pelaku usaha gadai swasta ilegal yang terjaring oleh Satgas Waspada Investasi OJK, yaitu:
1. Aditaman Gadai
2. Dasmin Gadai Tegal
3. Gadai HP Serayu
4. Gadaibarang.com
5. Rajawali Gadai
6. Sentral Gadai
7. Solusi Gadai
8. TNT Gadai
9. Rajawali Cell
10. KSP Sahabat Bintang Mandiri
11. Kurnia Gadai
12. Outlet Gadai Mahir
13. Outlet Gadai Damai

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of