Pembebasan dan Keringanan PBB Berdampak Baik

0
Wali Kota Hendrar Prihadi memberi apresiasi pada wajib pajak. Foto : semarangkota.go.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Kebijakan pemotongan dan pembebasan PBB tahun lalu ternyata berdampak baik. Hal itu diungkapkan Wali Kota Hendrar Prihadi. Menurutnya, keputusan yang ditetapkannya tahun lalu justru mendorong wajib pajak untuk menunaikan kewajibannya tepat waktu.

Untuk diketahui, pada 2018, Wali Kota Semarang mengambil kebijakan pemotongan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi masyarakat Kota Semarang. Dengan kebijakan tersebut, tidak kurang dari 161.860 wajib pajak merasakan dampak dari pembebasan PBB karena memiliki aset kurang dari 130 juta.

Tak hanya itu, menurut pria yang akrab disapa Hendi ini, seluruh masyarakat Kota Semarang juga mendapatkan keringanan dengan adanya penurunan kewajiban pajak sebesar 40 persen dari nilai yang ditetapkan sebelumnya.

Kebijakan tersebut pada awalnya dikhawatirkan akan merugikan Pemerintah Kota Semarang karena berpotensi menurunkan potensi pajak yang terkumpul dari PBB. Namun faktanya, kata Hendi, jumlah setoran PBB di Kota Semarang justru meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Jadikan Tambaklorok Pusat Kuliner Makanan Laut

“Terbukti pembebasan ini tidak lantas membuat pendapatan berkurang, justru ada peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan melalui penyetoran pajak,” tutur Hendi dalam kegiatan Pekan Panutan PBB 2019, di Balai Kota, dikutip dari situs resmi Pemkot, Senin (24/6).

Terkait kegiatan Pekan Panutan PBB 2019 sendiri, Hendi mengharapkan adanya sebuah peningkatan sinergitas antara pemerintah dan masayarakat, terkhusus dalam melakukan pembangunan Kota Semarang dari sektor pajak.

Sementara itu Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang, Yudi Mardiana, menjelaskan bahwa jajarannya berupaya penuh untuk meningkatkan penerimaan pajak PBB ini diantaranya dengan memberi edaran ke OPD agar para ASN dapat membayar PBB saat penerimaan gaji atau TPP.

Baca Juga:  Target Penonton Naik, Target Parkir Naik

“Alhamdulilah hasilnya cukup signifikan. Dari sekian OPD terpilih Dispendukcapil, Asisten 2, dan Kecamatan Tugu yang kami nilai sangat patuh. Untuk itu kami beri hadiah berupa TV, kulkas, dan sepeda sebagai bentuk apresiasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut diberikan pula apresiasi kepada sejumlah perusahaan dan perbankan yang telah patuh melakukan pembayaran PBB sebelum jatuh tempo seperti PT Jasa Marga, PT Pelabuhan Indonesia, bank Indonesia, PT Djarum, SMC RS Telogorejo, PT Pertamina, PT PLN, PT KAI, Bank Jateng, Bank Mandiri, BNI, dan BTN.

Bagi masyarakat yang membayar sebelum jatuh tempo juga akan diikutkan undian berhadiah 1 unit Rumah Tipe 36 dan 5 unit sepeda motor sebagai hadiah hiburan.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of