Pembubaran Koalisi, PSI Tolak Usulan Demokrat

0
foto:istimewa

Oleh: Muhajir

Semaranginside.com, Jakarta – Wasekjen Partai Demokrat (PD), Rachland Nashidik, mengusulkan agar capres-cawapres Pilpres 2019 segera membubarkan koalisi untuk mencegah permusuhan. Partai pendatang baru, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menolak usulan tersebut.

PSI menilai koalisi 01 bakal tetap eksis, terlebih masih ada proses di Mahkamah Konstitusi. PSI berharap partai-partai yang tergabung di TKN menjadi koalisi permanen selama 5 tahun untuk mengawal pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dan memastikan janji politiknya selama kampanye dapat diimplementasikan dengan baik.

Kendati menolak usulan pembubaran koalisi, PSI tidak menolak jika Demokrat ingin bergabung dengan Koalisi Jokowi-Ma’ruf. PSI menyebut tidak ingin menjadi koalisi yang eksklusif.

Baca Juga:  Potensi Tsunami di Pandeglang, BMKG: Segera Mengungsi

“Selama memiliki niat baik mendukung pemerintahan Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf, kami sangat welcome. Silakan kawan Demokrat atau PAN bergabung. Saya kira begitu garis politik yang diarahkan Pak Jokowi,” kata Sekjen PSI, Raja Juli Antoni, dalam keterangannya, Senin (10/6).

PSI menyebut, urusan pemerintahan dan partai-partai mana saja yang akan mendukung sepenuhnya ada di tangan Jokowi, termasuk soal jatah menteri. PSI tidak tak berkeberatan jika Jokowi memberikan kursi di kabinet kepada Partai Demokrat.

“Bila Pak Jokowi memberikan kursi menteri kepada Demokrat atau PAN sebagai ‘pendatang baru’ di koalisi, kami sangat setuju dan mendukung apa pun keputusan Pak Jokowi,” kata Antoni.

Baca Juga:  BPN: 70 Persen Data C1 Terverifikasi, Prabowo Masih Unggul

Meski legawa jika Demokrat mendapat kursi menteri, namun PSI meminta agar ‘pendatang baru’ ke pemerintahan yang akan datang menerapkan prinsip sama dengan TKN.

“Namun seperti halnya 9 partai yang bergabung di TKN, mendukung Pak Jokowi bukan karena ‘politik dagang sapi’ atau bagi-bagi jatah menteri. Tapi benar-benar karena kami ingin Pak Jokowi meneruskan kepemimpinan di Indonesia. Hal ini mohon dimaklumi kawan-kawan yang ingin bergabung,” kata Toni. (EPJ/Ags/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of