Peneliti LIPI: Hanya PKS dan PDIP Konsisten pada Komitmen Politik

0
Peneliti senior LIPI Siti Zuhro (kanan) Foto: Ahmad Z.R/Indonesiainside

Oleh: Muhajir

Semaranginside.com, Jakarta – Peneliti senior Pusat Penelitian Politik LIPI, Siti Zuhro, menegaskan di Indonesia hanya ada dua partai yang patut diapresiasi dalam memegang komitmen politik. Dua partai itu adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan PDI Perjuangan.

PDI Perjuangan pernah kalah pemilu selama dua periode, saat Demokrat berjaya. Namun, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu tetap konsisten menyatakan sebagai oposisi. Bahkan beberapa kali menyuarakan kritik kepada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sama halnya dengan PKS. Saat menyadari kalah di Pemilu 2019, PKS satu-satunya partai yang secara eksplisit mengatakan oposisi. Ini berbeda dengan sikap Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), hingga Partai Demokrat dari koalisi Adil Makmur yang menantang pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Baca Juga:  Gerindra Masuk Koalisi, Karding: Kalah Harus Siap Oposisi

Sementara Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah lebih awal menyeberang ke koalisi pendukung pemerintah. Pada pemilu sebelumnya, dua partai ini berada di kubu pendukung Prabowo Subianto.

“Nah ini yang harus kita catat bahwa hanya dua partai di Indonesia ini secara ideologis itu tampil mengedepan, yaitu PDI Perjuangan dan PKS,” kata Zuhro di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10).

Dia lalu menjelaskan bahwa Indonesia saat ini dihadapkan pada peta politik yang tak pasti. Pesta politik itu sslalu berubah-ubah sejak gelaran Pemilu 2019 hingga pelantikan anggota parlemen.

Baca Juga:  Empat Simpatisan PDIP Diringkus Usai Keroyok Anggota TNI dan Panwaslu

“Kita kok membacanya tidak pasti dan sebagainya,” kata dia. Menurut dia, dalam hal ini elite politik yang mengambil peran. Usai pemilu pun masih ada kompetensi memperebutkan kursi kekuasaan.

“Kompetisi dan kontensasi itu yang menunjukan bahwa mereka berdiaspora. Jadi mereka yang koalisi di 01 nyatanya tidak solid lagi, yang 02 demikian juga sudah bubar,” ucapnya. (Aza/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of