Penyelewengan Bankeu, Sekwan DPRD Jateng; Kami Cek Surat Panggilan untuk Banggar

0
Sekwan DPRD Jateng, Urip Sihabbudin. Foto: DPRD Jateng.

Oleh: Ade Lukmono

Semaranginside.com, Semarang – Sekretaris DPRD (Sekwan) Jateng Urip Sihabudin mengaku belum mengetahui surat pemanggilan 45 anggota Badan Anggaran (Banggar) oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah terkait pemeriksaan dalam kasus penyelewengan dana Banprov senilai Rp 8,2 miliar di Kendal dan Pekalongan.

Ketika dihubungi, Urip mengaku sedang berada di luar kota selama dua hari ke belakang. Dia juga mengatakan akan segera mengecek ada atau tidaknya surat yang dimaksud.

“Saya akan cek surat yang dimaksud. Saya dua hari di luar kota,” jawabnya, Jumat (13/9).

Baca Juga:  CEO Klub PSIS Raih Kursi di DPR RI 2019-2024

Diberitakan sebelumnya, Kejati Jateng akan memanggil 45 anggota Banggar untuk memperoleh keterangan lebih lanjut mengenai penyelewengan dana Banprov senilai Rp 8,2 miliar.

Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jateng Ketut Sumedana mengatakan sebanyak 42 anggota Banggar tersebut terdiri dari 12 orang Fraksi PDIP, 6 orang Fraksi PKB, 4 orang Fraksi Gerindra, 5 orang Fraksi Golkar, 4 orang Fraksi Demokrat, 4 orang Fraksi PPP, 4 orang Fraksi PAN. Ketua Banggar Ex-Officio jabatan Ketua DPRD Jateng yang saat itu diduduki oleh Rukma Setyabudi.

Baca Juga:  DPRD Jateng: Ribet, Hapus Saja Kartu Tani

I Ketut mengharapkan semakin banyak anggota badan anggaran yang memenuhi panggilan pemeriksaan akan semakin memperkuat pengungkapan perkara ini.

Untuk sementara ini, Kejati Jateng telah menetapkan 4 orang tersangka, yaitu 2 dari pejabat pembuat komitmen dari Kendal dan Pekalongan, serta 2 pimpinan penyedia barang.

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of