Pertama di Asia Pasifik, Bandara Ahmad Yani Semarang Dilengkapi Multi-Sensory Room

0
Multi-Sensory Room Pertama di Asia Pasifik diresmikan di Bandara International Jendral Ahmad Yani Semarang, Senin (21/10). Foto: Ade Lukmono/Semaranginside.com

Oleh: Ade Lukmono

Semaranginside.com, Semarang – Bandara International Jendral Ahmad Yani Semarang meresmikan Multi-Sensory Room yang merupakan pertama di Asia Pasifik pada Senin (21/10). Fasilitas ini diperuntukkan bagi penumpang berkebutuhan khusus, yaitu autism agar bisa lebih tenang dan siap melalukan penerbangan.

Dalam ruangan ini terdapat lampu warna-warni, tempat duduk lesehan yang nyaman serta akuarium kecil yang menyalakan lampu. Jika lampu utama dimatikan, maka lampu kelap-kelip akan memancar daei berbagai sudut. Namun jika lampu utama dinyalakan, akan terlihat ruangan yang cerah dan penuh warna.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura 1, Devy Suradji, penumpang berkebutuhan khusus bisa mengakses ruangan ini dengan melaporkan bahwa orang yang didampinginya membutuhkan perlakuan khusus.

“Selain untuk penumpang dengan autism, kami juga menyediakan ruang tunggu yang nyaman digunakan untuk penyandang disabilitas, seperti orang tua, ibu hamil dan anak di bawah umur 12 tahun yang membutuhkan pendampingan. Kami menyediakan fasilitas ini agar semua kalangan dapat merasakan pengalaman menggunakan alat transportasi udara,” ungkapnya.

Baca Juga:  Peringati Hari Pahlawan, 15 Anak YPAC Diajak Keliling Bandara

Ketua Bidang Transportasi Ombudsman RI, Alvin Lie mengatakan, tiap bandara harus menyediakan faailitas yang bisa diakses penyandang disabilitas. Satu hal yang diwajibkan dalam peraturan adalah adanya fasilitas kursi roda.

Meski demikian, Alvin mengatakan tidak akan ada sanksi bagi pengelola bandara jika tidak menyediakan fasilitas tersebut. Hanya saja, ketika mengajukan perpanjangan izin, maka pihak bandara harus menyediakan fasilitas yang dimaksud agar kemudian izin bisa diterbitkan.

Terkait penyediaan Multi-Sensory Room di Bandara Internasional Jendral Ahmad Yani Semarang, Alvin mengapresiasi langkah Angkasa Pura 1 yang bisa memberi pelayanan lebih. Dikatakannya, penyediaan fasilitas ini adalah hal yang bisa dicontoh bandara lain di Indonesia.

Baca Juga:  Penumpang BRT dari Bandara Meningkat

“Bandara adalah wajah kota, wajah provinsi, bahkan wajah negara. Baik buruknya imej orang mengenai bandara akan berlanjut pada kota dan negara tersebut,” kata dia.

Dia menambahkan, bandara saat ini bukan hanya sebagai terminal bagi pesawat terbang. Bandara saat ini memiliki fungsi lebih banyak, seperti tempat rekreasi, tempat meeting dalam berbisnis, meeting point dan sebagainya.

Alvin berharap agar adanya fasilitas ini disosialisasikan dengan baik agar penumpang dapat optimal dalam memanfaatkan fasilitas yang disediakan ini. Pemerintah daerah juga diminta mengawal agar bandara yang jadi wajah kota bisa tetap melayani penumpang secara baik.

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of