Pilkada 2020, Bawaslu Beri Perhatian Khusus pada Petahana

0
Konferensi pers Bawaslu Jateng terkait Pilkada 2020, Selasa (13/8). Foto: Ade Lukmono/Semaranginside.com

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang – Tidak lama berselang setelah Pilpres dan Pileg serentak 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah kini bersiap menghadapi Pilkada 2020 di 21 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Bawaslu tidak ingin bersantai terlalu lama dan segera mempersiapkan segalanya sebelum Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan tahapannya.

Koordinator Divisi Humas dan Antarlembaga Bawaslu Jateng Rofiuddin mengatakan sebagai lembaga pengawas, Bawaslu seyogyanya memulai langkah sebelum KPU memulai tahapannya. Jika Bawaslu memulai persiapannya bebarengan dengan KPU, maka dikhawatirkan pengawasan tidak akan berjalan baik.

Baca Juga:  PSIS U-18 Ditempel PS Tira Persikabo U-18

Saat ini, Bawaslu Jateng mengambil ancang-ancang untuk tetap fokus pada permasalahan klasik, seperti politik uang dan penyalahgunaan wewenang yang berpotensi dilakukan calon petahana. Untuk langkah pemetaan daerah yang rawan, Bawaslu Jateng akan menggunakan Skor Indeks Kerawanan Pemilu.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jawa Tengah, Anik Sholihatun mengatakan terjadi tren baru dalam pencalonan kepala daerah, yaitu petahana yang mengusung kerabatnya.

“Sekarang ada tren baru, yaitu ada petahana yang sudah menjabat dua kali dan masa jabatannya habis, biasanya dia akan mendorong kerabatnya untuk maju menggantikannya. Dengan demikian, daerah tersebut dikuasai keluarga,” kata Anik, di kantor Bawaslu Jateng, Selasa (13/8).

Baca Juga:  Daftar 15 Jamaah Haji Wafat di Tanah Suci

Dia menyebutkan, bentuk kekerabatan yang dimaksud adalah kekerabatan atau ikatan perkawinan, garis keturunan lurus ke atas, lurus ke bawah dan samping.

Bawaslu secara khusus akan memberi perhatian kepada daerah-daerah di mana terdapat petahana. Anik mengatakan, daerah seperti Semarang dan Solo Raya menjadi perhatian baginya.

Namun Anik mengatakan tidak akan mengesampingkan daerah lainnya. Pihaknya tidak mau ambil risiko dan akan tetap memberikan pengawasan ketat pada daerah lainnya. (Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of