Pilwakot Semarang 2020, Melihat Potensi Koalisi atau Melawan PDIP

0
Ilustrasi. Logo Parpol PDIP dan Gerindra.

Oleh: Ade Lukmono

Semaranginside.com, Semarang – Tensi Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Semarang 2020 mulai menghangat. Setelah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Semarang membuka pendaftaran kandidat bakal calon wali kota dan wakil wali kota, partai-partai lain juga sedang saling lirik membangun komunikasi untuk memperkuat posisinya.

Meski belum mendapatkan instruksi formal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso sudah mulai langkah mencari koalisi lantaran Gerindra tidak dapat mengusung calon sendiri.

Baca Juga:  Ini Tahapan Pilwakot Semarang, Calon Independen Bisa Siap-Siap

“Belum ada instruksi dari DPP. Tapi pada prinsipnya kami sudah mencoba membangun komunikasi,” ucap Joko, Jumat (20/9).

Joko menuturkan, sedang mencari sosok potensial dari internal maupun eksternal untuk maju dalam Pilwakot 2020. Selain itu dia juga melakukan penjajakan dengan partai lain.

Hampir senada, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Semarang, Suharsono mengatakan, pihaknya membuka komunikasi dengan semua parpol. Melihat raihan kursi di DPRD Kota Semarang yang berjumlah 6 kursi, PKS juga harus melakukan koalisi untuk mengusung calon wali kota dan wakil wali kota.

Baca Juga:  Pilwakot Semarang 2020: PAN Merapat ke PDIP, PKB Belum Bersikap

“Syarat minimal harus 10 kursi dimiliki pasangan calon. Oleh karena itu, kami terbuka. Saat ini kami membuka komunikasi dengan seluruh partai,” ujar Suharsono.

Dia menambahkan, PKS saat ini sedang berkonsentrasi menyelesaikan alat kelengkapan parlemen DPRD. Setelah itu, barulah PKS akan membahas Pilwakot lebih mendalam.

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of