Pilwakot Semarang, Gerindra Tunggu Instruksi Pusat

0
Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso. Foto: Ade Lukmono/Semaranginside.com

Oleh: Ade Lukmono

Semaranginside.com, Semarang – Suhu politik menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Semarang 2020 masih terbilang adem ayem. Beberapa partai malah belum menentukan sikap dan gerakan mencari koalisi. Padahal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan telah mantap mengusung petahana, yakni Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Seperti Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Semarang yang mengaku belum menentukan sikap politik dalam kontestasi Pilwakot 2020. Gerindra memilih untuk melihat isu nasional sebelum melangkah lebih jauh di ranah lokal.

“Kami lihat isu nasional bagaimana saat ini hubungan Bapak Prabowo dan Ibu Megawati sedang baik. Itu menjadi catatan kami yang diprioritaskan untuk disampaikan kepada kader,” ujar Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso, Jumat, (4/10).

Baca Juga:  Aksi di Depan Kantor Bawaslu Ricuh, Cek Videonya

Joko menerangkan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra belum memberikan arahan terkait langkah politik untuk daerah yang melaksanakan Pilkada 2020. Begitu juga untuk Kota Semarang yang juga masih meraba.

Pihaknya masih menunggu instruksi agar dapat berjalan satu jalur dengan DPP Gerindra dan DPD Gerindra. Joko akan meminta masukan dari internal kader Gerindra serta masyarakat untuk menentukan arah politik dalam kontestasi Pilwakot 2020.

Namun DPC Gerindra Kota Semarang sudah sedikit melakuakan komunikasi politik secara nonformal, baik antar kader di internal partai maupun partai-partai lain di Kota Semarang untuk mulai melihat potensi sosok yang nantinya dijagokan dalam Pilwakot.

Baca Juga:  Banjir dan Intensitas Kecelakaan Tinggi, Tol Trans Jawa ‘Bermasalah’

Terkait posisi Gerindra saat ini, Joko menjelaskan, menjadi sisi oposisi tidak hanya memberikan kiritik saja namun juga diiringi dengan memberi solusi yang membangun bersama untuk pemerintahan yang lebih baik.

Senada dengan Gerindra, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang juga belum menentukan sikap. Soemarmo mengatakan belum melakukan pembicaraan terkait langkah menghadapi Pilwakot Semarang 2020.

“Saat ini PKB belum ada pembicaraan. Entah kemungkinan mau ngusung atau berkoalisi belum ada pembicaraan,” kata dia.

Soemarmo HS menyadari, kursi PKB di DPRD Kota Semarang hanya empat. Oleh karena itu, dia akan menjalin komunikasi dengan partai sudah dilakukan. Namun belum ada pembahasan yang menjurus pada strategi Pilwakot Semarang 2020.

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of