PSIS Tantang Barito Putera, Adu Strategi Banur dan Djanur

0
Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah dan kapten Wallace Costa. Foto : liga-indonesia.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – PSIS akan menantang Barito Putera pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Demang Lehman, Selasa (22/10) malam nanti. Laga tersebut bakal menjadi adu strategi pelatih kedua tim. Kebetulan ada persamaan diantara mereka.

Yang pertama, panggilan kedua pelatih tersebut hampir mirip. Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah biasa disapa Banur. Sementara pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman akrab dipanggil Djanur.

Kedua pelatih tersebut juga memulai pekerjaan mereka pada pertengahan musim. Bambang tadinya merupakan Direktur Teknik PSIS. Setelah pelatih Jafri Sastra dilepas, PSIS mengangkatnya sebagai pelatih kepala.

Sementara Djadjang masuk ke Barito Putera sekitar dua bulan lalu. Dia sebelumnya menangani Persebaya. Djadjang bergabung dengan Barito Putera setelah Persebaya melepasnya.

Kedua pelatih tersebut bergabung pada tim yang kondisinya serupa. Baik PSIS maupun Barito Putera saat mereka dijadikan pelatih kepala, dalam kondisi terpuruk. Hingga saat ini bahkan, posis kedua tim tersebut masih di papan bawah klasemen sementara.

Baca Juga:  Mengembangkan Kreativitas Siswa Melalui Olimpiade Seni Dan Bahasa Indonesia

Karena itu, poin penuh menjadi hal penting pada laga nanti. Dan hal itu disadari keduanya.

“Kita coba untuk kembali mendapatkan hasil bagus. Paling tidak satu poin, syukur alhamdulillah kalau bisa tiga poin,” kata Bambang Nurdiansyah dikutip dari situs resmi Liga Indonesia.

Baginya, target meraih poin itu wajar dalam sepakbola. Semua tim memiliki keinginan untuk menang. Begitu pula dengan PSIS.

“Saya pikir masalah yang dihadapi sama. Baik Lamongan dan Barito memiliki motivasi untuk menjauh dari zona degradasi. Ketika tim tersebut memiliki motivasi, kami pun sama. Kami juga punya motivasi untuk menang di lapangan,” ucap eks pelatih Cilegon United tersebut.

Baca Juga:  Manfaatkan Situasi Dybala, Tottenham Siapkan Rp1,1 Triliun

Sementara Djadjang pun telah menyampaikan kepada seluruh pemain agar dalam laga kali ini mereka harus bisa bermain lebih fokus dan berkonsentrasi lagi.

“Kami memiliki modal bagus dengan meraih kemenangan besar di kompetisi tahun ini. Namun, saya tetap memandang hasil dalam laga nanti akan berpengaruh terhadap kedua tim. Kemenangan akan kami upayakan guna mendapat kepercayaan diri menghadapi pekan-pekan selanjutnya,” ujarnya.

Menarik untuk menanti, strategi apa yang diterapkan keduanya. Bila melihat sejauh ini, Djadjang bakal menerapkan strategi menyerang mengingat mereka sebagai tuan rumah. Sementara Bambang diperkirakan kembali menggunakan strategi serangan balik yang cukup efektif saat laga sebelumnya ketika tandang ke Persela.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of