PSIS U-20 Gagal ke Final

0
Pelatih PSIS U-20 M Ridwan. Foto : liga-indonesia.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – PSIS U-20 gagal melaju ke babak final Kompetisi Elite Pro Academy Liga1 U-20. Pada babak semifinal yang dilangsungkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Rabu (9/10) sore tadi, mereka kalah dari Persebaya U-20. Laskar Muda Mahesa Jenar takluk 1-3.

Pada data di situs resmi Liga Indonesia, pelatih PSIS U-20 M Ridwan terlihat memasang formasi defensif pada laga tadi. Dia memasang lima bek dan hanya satu penyerang di depan. Strategi itu diharap bisa membendung agresivitas lawan yang memang cukup terbukti pada laga-laga sebelumnya.

Ridwan memasang kiper Yofandani Damai Pranata yang didukung lima bek yakni Yoga, Agung, Rega, Ayub, dan Pratama. Di lini tengah, ada kuartet Iqbal, Robby, Rifki, dan Damar Jati. Sementara striker tunggal yang dipasang sejak awal adalah Riski Fajar Saputra.

Baca Juga:  Berkat Masakan Istri, Pemain PSIS Shohei Matsunaga Tetap Fit

Racikan Ridwan hampir berhasil. Pada babak pertama misalnya, mereka mampu menahan serangan Persebaya U-20 yang dilatih Uston Nawawi. PSIS U-20 memang kebobolan dulu pada menit ke-18 karena gol pemain tengah lawan Dwiki. Namun mereka mampu membalas setelah bek Persebaya U-20 Rifqi melakukan bunuh diri.

Sayangnya, pada permulaan babak kedua, PSIS U-20 kembali kebobolan. Kali ini giliran pemain tengah Zulfikar yang mencetak gol melalui titik penalti. Setelah itu, Ridwan mencoba mengubah strategi.

Pada menit 63, dia mengganti pemain tengah Rifki dengan penyerang Erlangga. PSIS U-20 coba lebih agresif. Tak puas dengan itu, dia menghabiskan jatah pergantian pemain dengan memasang penyerang lain yakni Harun dan Adithya menggantikan bek Pratama dan pemain tengah Robby.

Baca Juga:  PSIS Raih Satu Poin di Palangkaraya

Tampil dengan empat penyerang sekaligus tentu memiliki konsekuensi. Hasilnya, pada injury time, gawang PSIS U-20 kembali kebobolan oleh Okoca yang baru masuk pada babak kedua. Skor 1-3 untuk Persebaya U-20 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Ridwan sebelum pertandingan mengungkapkan, pihaknya ingin belajar banyak dalam konpetisi ini.

“Sama seperti semangat yang dibawa PT LIB, kami ingin semua aspek belajar lewat Liga 1 U-20 ini. Pemain, pelatih, official, dan wasit semua belajar,” ujarnya dikutip dari situs resmi Liga Indonesia.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of