Said Aqil Sebut Gerakan Radikalisme Sudah Darurat

0
Ketua PBNU, KH Said Aqil Sirodj. Foto: Antara

Oleh: Azhar AP

Semaranginside.com, Jakarta – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menegaskan, bahaya paham dan gerakan radikalisme di Indonesia sudah memasuki fase darurat.

“Sudah darurat. Harus segera ada payung hukum bagaimana bisa menindak dengan fakta-fakta tertentu yang sudah dicurigai harus bisa ditangkap sebelum berbuat,” katanya usai menjenguk Wiranto di RSPAD Jakarta, Selasa (15/10).

Menurut dia, penegakan hukum dengan pola lama ibarat maling ayam yang baru ditangkap kalau sudah mencuri tidak cocok lagi diterapkan. Dia mengingatkan tugas menghadapi radikalisme atau terorisme, termasuk Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) maupun Jamaah nshar Daulah (JAD) merupakan tugas seluruh masyarakat.

Baca Juga:  Mendudukkan “Kafir Nusantara”

“Bukan hanya Nahdlatul Ulama (NU), bukan hanya polisi, tetapi semuanya,” katanya.

Sebagai ormas Islam, kata dia, NU telah melakukan kontraradikalisme melalui ajaran-ajaran yang disampaikan pada beberapa majelis taklim untuk penyadaran.

Yang namanya ceramah, kata dia, semestinya bisa mendorong dan meningkatkan iman, takwa, berbudaya, dan berkemanusiaan, bukan mencaci atau menjerumuskan.

Said mengatakan, selama ini NU terus menyosialisasikan bagaimana konsep beragama Islam secara baik dan benar, seiring dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kalau NU tugasnya kan kontraradikalisme, dengan ajaran, dengan penyadaran. Kalau deradikalisasi, ya, BNPT. Yang nangkep Densus,” katanya.

Baca Juga:  PBNU Siapkan Kader Untuk Bantu Jokowi di Kabinet Baru

Mengenai kondisi Wiranto, Said mengatakan, kesehatannya sudah berangsur membaik, seraya mendoakan agar tabah dan segera sembuh.

Menko Polhukam sekaligus Ketua Umum PP PBSI Wiranto diserang oleh orang tidak dikenal saat melakukan kunjungan kerja di daerah Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10) siang.

Akibat penyerangan tersebut, Wiranto dikabarkan terkena dua tusukan di perut dan sempat dirawat di RSUD Berkah, Pandeglang, sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Sejak Kamis (10/10) lalu, Wiranto menjalani perawatan di RSPAD dan sekarang ini kondisi kesehatannya dikabarkan semakin membaik.

(Aza/Ant/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of