Seniman Gelorakan Penolakan Sampah Plastik

0
Salah satu penampil pada Earthizen di Jatiwayang. Foto : Fauzi

Oleh : Ahmad Fauzi

Kampanye menolak penggunaan plastik digelar di Kampung Jatiwayang Semarang, Selasa (2/4) malam. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan beberapa acara.

semaranginside.com, Semarang – Kampanye menolak penggunaan sampah plastik digelar Indonesiart Production dalam acara bertajuk Earthtizen. Mereka menggunakan media pameran, pertunjukan, serta screening film.

“Konsep dari Earhtizen ini sebagai stimulan masyarakat untuk mengembalikan/memikirkan kembali sisi kemanusiaannya, karena manusia kiprahnya adalah menjaga bukan menguasai” ujar Kuri Yusuf dari Indonesiart Production.

Selain kolektif Indonesiart Fondation, mereka juga bekerja sama dengan kolektif Gogok Useless dan kolektif Sami Seneng. Selain Semarang, acara Earthtizen akan digelar di Kudus, Jepara, dan kota-kota lainnya. Rencana ke depan Earthtizen akan difokuskan di daerah pesisir dan bekerja sama dengan Greenpeace serta Zero Waste.

Baca Juga:  Masyarakat Pesisir Peringati Hari Nelayan

Acara semalam dimulai dengan pemutaran film pendek berjudul “Pulau Plastik” yang berisi tentang kampanye tolak penggunaan plastik.

“Melalui film pendek tersebut kita dapat mengedukasi dan menyadarkan masyarakat untuk dapat memilah dan mengelompokkan sampah serta mengurangi penggunaan plastik. Pada dasarnya semua diawali oleh diri kita sendiri, seperti membawa tas ketika berbelanja dan mengajarkan kepada anak-anak untuk meletakkan sampah pada tempatnya, bukan membuang sampah pada tempatnya” tambah Kuri Yusuf

Setelah itu acara dilanjutkan dengan pentas monolog dari Sami Seneng yang menghibur warga kampung Jatiwayang serta ditutup dengan pentas Kenduri Keroncong dari Keroncong Jatiwayang (Congyang).

Baca Juga:  Seniman Semarang Kenang Agoes Dhewa

Mulyono sebagai warga Jatiwatang menyatakan sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Dia berharap acara ini dapat memberikan efek yang baik untuk anak-anak dan warga Jatiwayang. Pesan melalui media seni dapat mengajarkan kepada anak-anak untuk mencintai dan menyadarkan masyarakat terhadap kesenian. Warga jatiwayang juga mendukung penuh acara ini untuk dapat menyadarkan masyarakat tentang bahaya plastik.

“Untuk harapan ke depan semoga bayak orang yang sadar dan ikut tertular untuk menggerakkan masyarakat tentang kepedulian terhadap sampah.” ujarnya.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of