Seorang Pria Melepas Tembakan di Sebuah Masjid di London Saat Shalat Tarawih

0
Masjid Seven Kings-London

Oleh: Nurcholis |

Semaranginside.com, Jakarta – Sebuah masjid di London dijaga ketat aparat polisi setelah seorang pria masuk selama shalat tarawih dan melepaskan tembakan.

Menyusul insiden di Masjid Seven Kings, Polisi London mengerahkan semua anggotanya untuk bersiap menjaga masjid di High Road, Ilford di Londonr timur sepanjang malam.

Menurut laporan media setempat, tersangka memasuki masjid membawa senjata api tetapi berhasil didorong oleh para jamaah yang berada di masjid.

“Saya mengetahui laporan seorang pria dengan senjata api di Masjid Seven Kings selama sholat malam ini dan merasa lega bahwa tidak ada yang terluka. Terima kasih kepada @MPSRedbridge atas respons cepat. Saya akan menghubungi Polisi di pagi hari kembali: keamanan masjid. – Wes Streeting MP (@wesstreeting) 9 Mei 2019

Seorang jamaah lain yang berada di masjid menulis di twitter bahwa ia mendengar sejata yang ditembakkan tetapi “mengira itu adalah kembang api “.

Baca Juga:  Pelaku Penembakan Dua Masjid di Christchurch Dijerat Kasus Terorisme

Polisi dipanggil pukul 10.45 malam pada hari Kamis, 9 Mei untuk melaporkan kasus ini.

Petugas tetap berada di daerah tersebut semalam untuk memberikan jaminan kepada masyarakat setempat.

Beberapa pengguna media sosial mengatakan orang yang diduga bersenjata itu menutupi wajahnya.

Abdul Ahad menulis di Facebook: “Selama shalat tarawih malam ini ada insiden yang melibatkan senjata api di masjid Seven Kings.

“Seorang pria dengan wajah tertutup penuh memasuki masjid selama shalat tarawih. Alhamdulillah tidak ada yang terluka atau terluka, tetapi satu tembakan ditembakkan dan sayangnya dia melarikan diri.”

Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas keamanan di tempat-tempat ibadah di seluruh dunia.

Baca Juga:  Pelaku Penembakan Dua Masjid di Christchurch Dijerat Kasus Terorisme

Sebelum ini, sebuah aksi terorisme dan penembakan massal di sebuah Masjid di Christchurch, Selandia Baru, menyebabkan lebih 52 orang gugur, sementara seorang wanita tewas ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah sinagog di California pada bulan April.

“Para petugas akan terus bekerja erat dengan perwakilan dari masjid dan memberikan jaminan kepada masyarakat setempat,” ujar pihak Scotland Yard kepada laman standard.co.uk mengatakan.

Polisi Metropolitan mengatakan tersangka sedang diburu dan tidak ada penahanan lain yang dibuat sehubungan dengan kasus sejauh ini.

“Insiden itu tidak diperlakukan sebagai terkait terorisme.”

Siapa pun yang memiliki informasi diminta untuk menghubungi petugas Borough melalui 101 kata polisi.

Kasus ini terjadi ketika kekhawatiran akan meningkatnya keamanan di sinagog di seluruh dunia. (cak/Ags/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of