Soal Laporan ke Bareskrim, Sudirman Said: Ini Serangan Fitnah Musiman

0
Sudirman Said dalam konferensi pers di Posko Pamularsih, Semarang, Kamis (14/3).

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Brebes- Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menganggap pelaporan dirinya ke Bareskrim Polri merupakan serangan fitnah musiman. Serangan semacam ini acap kali terjadi di masa-masa krusial Pemilu.

“Seringkali serangan fitnah begini muncul di saat-saat penting. Misalnya waktu saya beres-beres mafia migas juga ada mirip begini. Kemudian ketika mengurus “Papa Minta Saham” juga beredar cerita-cerita fitnah begini. Pun waktu maju sebagai Calon Gubernur,” kata Sudirman, Selasa (26/3).

Sekarang serangan fitnah kembali muncul saat dirinya tengah berkonsentrasi memenangkan pasangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019. “Tapi saya menanggapinya biasa saja. Karena sudah biasa menghadapi hal seperti ini,” lanjut dia.

Baca Juga:  Lion Air Nego Ulang Pesanan 222 Pesawat Boeing 737 Max 8

Sudirman dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Aliansi Lembaga Analisis Kebijakan dan Anggaran (Alaska). Ketiganya dilaporkan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi. Dugaan tindak pidana korupsi itu terjadi pada 2015. Saat itu SKK Migas memiliki proyek Shorebase Supply Services di Lamongan dan Gresik Jawa Timur dengan nilai proyek Rp 541 miliar dan digarap PT Petrosea Tbk.

“Saya sudah hafal nadanya, dan bisa menduga siapa sutradara dan asisten sutradaranya. Penulis skenario fiksinya juga tahu. He .. he.. he ….,” imbuhnya terkekeh.

Baca Juga:  Masih Dibekap Cedera, PSIS Lawan Persija Tanpa Stiker Andalan

Terkait materi yang dilaporkan, Sudirman menyatakan, sebagai menteri dirinya tidak pernah berurusan dengan penunjukkan kontraktor atau vendor. Hanya sesekali dia mendengar laporan perkembangan beberapa proyek strategis.

Dia juga tidak tahu menahu soal proyek Sorong Offshore Base. “Saya dengar nama proyek Sorong Offshore Base saja belum pernah,” tegasnya.

Atas semua fitnah yang ditujukan kepada dirinya Sudirman menganggap ini sebagai bunga-bunga perjuangan musiman.

“Lebih baik kita fokus pada perjuangan memajukan Indonesia,” ajak dia.

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of