Studi: Tisu Basah Buruk Untuk Lingkungan

0
Waspada bahaya dibalik tisu basah. Foto: wordpress

Oleh: Anisa Tri Kusuma

Semaranginside.com, Jakarta — Tisu basah adalah tisu sekali pakai yang pada dasarnya memiliki fungsi sebagai kain lap antiseptik yang tak perlu dibilas. Kegunaannya untuk membasmi kuman, dan bisa dibuang setelah dipakai, dinilai sangat praktis.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Cardiff menemukan, jika tisu basah memiliki variabilitas yang hebat dalam hal membunuh bakteri. Namun, sabun dan air menjadi pilihan yang jauh lebih baik.

Dibalik manfaat dan kepraktisannya, ternyata tisu basah memiliki dampak yang buruk. Jika Anda peduli dengan lingkungan, pasti akan berpikir ulang untuk menggunakan tisu basah. Pasalnya, tisu basah buruk bagi lingkungan, saluran got kota dan juga kesehatan manusia. Bahkan, surat kabar The Guardian menobatkan tisu basah sebagai “musuh terbesar tahun 2015″.

Baca Juga:  Konsumsi Ikan Jateng Masih di Bawah Angka Nasional

Perlu diketahui, jika dalam satu lembar tisu basah, mengandung serat plastik. Material ini, membuatnya tidak dapat terurai secara alami. Ketika tisu ini masuk ke badan air yang lebih besar, hewan air mengkonsumsinya dan akhirnya mati.

Tisu basah hanya akan terseret ke suatu tempat lain, hilang dari pandangan, di mana mereka akan mendatangkan malapetaka bagi lingkungan. Saat tisu basah hanyut ke laut, maka akan dicerna oleh binatang laut seperti kura-kura yang mengiranya sebagai ubur-ubur. Ini bisa mematikan bagi kura-kura atau spesies langka lainnya yang menghuni lautan.

Baca Juga:  Waduh..... Parlemen Thailand Usulkan Warga Boleh Tanam Mariyuana di Rumah

Jika Anda peduli lingkungan, mari kita kurangi, bahkan stop menggunakan tisu basah dari sekarang. (*/Dry/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of