Tak Puas Kebijakan Pemerintah, Ribuan Mahasiswa Banyumas Turun ke Jalan

0
Lebih dari 1.500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Banyumas menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Banyumas, kompleks Pendopo Si Panji Purwokerto, Senin (23/9). Foto: Antara

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Banyumas – Membawa bendera bertuliskan “RIP KPK” Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Banyumas menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Banyumas. Mereka menolak Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi dan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Aksi unjuk rasa berlangsung pada Senin (23/9) siang hingga sore hari. Mereka melakukan orasi atas penolakan tersebut. Mahasiswa juga membagikan poster dan spanduk berisikan tuntutan judicial review atas UU KPK hasil revisi ke Mahkamah Konstitusi, dukungan terhadap KPK, dan menolak rencana pengesahan RUU KUHP.

Wakil Ketua Senat Mahasiswa IAIN Purwokerto Hanifudin, mengatakan aksi unjuk rasa itu ditujukan untuk menyikapi berbagai isu nasional yang merebak hingga ke daerah, antara lain masalah RUU KUHP dan UU KPK hasil revisi.

Baca Juga:  Kubah Emas: "Amal Jariah" Megah dari Dian Al Mahri

Dalam RUU KUHP, kata dia, banyak pasal yang dinilai kontroversial, salah satunya yang berkaitan dengan perempuan korban pemerkosaan.

“Seperti perempuan kalau diperkosa kemudian menggugurkan kandungannya akan diberi sanksi (pidana),” kata dia sebagaimana dilansir dari Antara.

Menurut dia, mahasiswa juga mendorong untuk dilakukan peninjauan kembali atas UU KPK hasil revisi ke MK dan mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK.

Dari pantauan, aksi unjuk rasa tersebut mendapat pengamanan ketat dari petugas Kepolisian Resor Banyumas dibantu Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banyumas.

Baca Juga:  Pemerintah Melarang Terbang Pesawat Boeing 737-8 MAX

Aksi unjuk rasa tersebut juga sempat dikejutkan oleh seorang ibu yang mengendarai sepeda motor menerobos kerumunan mahasiswa di Jalan Kabupaten, depan kompleks Pendopo Si Panji, guna menunggu kedatangan rombongan mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Ulah emak-emak yang nekat mengendarai sepeda motor itu pun disoraki oleh mahasiswa yang sedang berunjuk rasa.

Demikian pula seorang aparatur sipil negara (ASN) yang hendak menuju Pendopo Si Panji dengan mengendarai sepeda motornya pun menerobos kerumunan mahasiswa. (Ags/Ant)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of