Terhentinya Tuah Unai Emery

0
foto: dailyactive.info

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang– Arsenal berharap banyak pada tuah Unai Emery di Final Liga Europa. Tapi maaf, Tim Gudang Peluru tersebut justru mejan. Mereka kandas oleh Chelsea 1-4 pada partai final yang dihelat di Baku Olympic Stadium Azerbaijan, Kamis (30/5) dini hari.

Menatap laga final, Arsenal begitu optimis. Unai Emery lah sebabnya. Ia merupakan raja Liga Europa. Catatan luar biasanya kala menukangi Sevilla dengan raihan tiga trofi Liga Europa beruntun. Saat itu Sevilla benar-benar digdaya. Sevilla merupakan tim terakir Spanyol yang Emery tukangi sebelum pindah ke PSG.

Apalagi lawan yang dihadapi adalah Chelsea. Arsenal tentu sudah kenal luar dalam, lantaran keduanya tim Liga Inggris dan sama-sama dari London.

Baca Juga:  Pungli Rp 600 Juta, Kejati Geledah Kantor Dinas Peternakan Blora

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri juga dinilai belum familiar dengan Liga Europa. Maklum, sebelum pindah ke Chelsea, Sarri lebih berkecimpun di tim-tim semenjana di Liga Itali, kecuali Napoli yang berada di papan atas Liga negeri Pizza.

Persiapan Arsenal juga maksimal lantaran mereka datang ke Baku dengan kekuatan penuh. Unia Emery juga termotivasi untuk menambah koleksi pialanya.

Satu motivasi lagi yang tak kalah besar, trofi Liga Europa berarti tiket lolos ke Liga Champions musim depan. Arsenal sangat membutuhkannya, lantaran hanya finis di peringkat ke-5 klasemen LIga Inggris musim ini. Artinya, Arsenal akan all out di final.

Sayang, semuanya gagal. Trofi melayang, musim depan Arsenal kembali berlaga di Liga Europa. Liga kasta kedua bagi tim-tim eropa.

Baca Juga:  Kominfo Tutup Akun Instagram Komik Muslim Gay

Maurizio Sarri dan Eden Hazard lah penyebabnya. Meski di awal pertandingan babak pertama Arsenal selalu mengambil inisiatif serangan namun dua nama ini yang bisa dibilang berperan menggagalkan tuah Emery.

Setelah bermain 0-0 di babak pertama, Chelsea menggelontorkan empat gol sebelum dibalas satu gol hiburan Arsenal.

Sarri memainkan sepak bola yang brilian. Meski kalah attempt yakni 14 berbanding 16 namun namun Chesea lebh efektif karena memiliki delapan tembakan on target berbanding dua milik arsenal.

Dalam prosesnya, Olivier Giroud membuka kemenangan Chelsea disusul Pedro Rodriguez sebelum ditutup sepasang gol Hazard. Alex Iwobi mencetak gol hiburan untuk Arsenal.

Maaf Arsenal, tuah Emery terhenti.

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of