Teroris Brenton Tarrant Segera Disidang di Christchurch

0
Brenton Tarrant. Foto: Istimewa

Oleh: Nurcholis

Semaranginside.com, Wellington—Teroris penembakan dua masjid di Selandia Baru, Brenton Tarrant  (28) membatalkan upaya pemindahan tempat sidang. Kabar pemindahan ini disampaikan hakim yang memimpin persidangan pra peradilan, Hakim Cameron Mander Kamis 3 Oktober 2019.

Brenton Tarrant sebelumnya berupaya untuk menggeser tempat persidangan ke Auckland dari Christchurch. Tetapi hakin Cameron Mander mengumumkan di awal persidangan bahwa pembelaan telah memutuskan untuk memberikan izin rencana pemindahan itu.

Tarrant, dikutip 7news.au yang mengenakan seragam penjara dan ditampilkan di layar lebar di ruang sidang, berusaha menarik perhatian pengadilan selama sidang 10 menit, menyeringai dan mengedipkan mata.

Baca Juga:  Pemindahan Tahanan ISIS oleh YPG Tertangkap Kamera

Penyintas, keluarga, dan teman korban pembantaian dua Masjid di Christchurch tertegun, ketika pria asal Australia yang membantai jamaah shalat Jumat dengan melepaskan ledakan mengerikan ini pada sidang hari Kamis.

Ruang sidang yang penuh sesak menyaksikan Brenton Tarrant di layar videolink berteriak dengan marah ke mikrofon.

Dalam video, Brenton Tarrant mengirim surat “ajakan untuk bertindak” untuk supremasi kulit putih dari penjara.

Suara di layar videolink yang menghubungkan sel penjara dengan keamanan maksimum Tarrant di penjara Paremoremo Auckland ke ruang sidang Christchurch dialihkan tanpa suara /bisu.

Selama menunggu jadwal sidang, terdakwa Brenton Tarrant, asal Australia, akan tetap ditahan.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa Penembakan Selandia Baru

Tarrant dipenjara di tahanan maksimum di Paremoremo, Auckland, merupakan satu-satunya penjara dengan keamanan maksimum di Selandia Baru.

Tarrant, yang mengaku tidak bersalah atas 51 dakwaan pembunuhan, 40 dakwaan percobaan pembunuhan dan satu dakwaan terorisme, akan diadili pada 2 Juni tahun depan.

Beberapa menit sebelum persidangan Kamis untuk memindahkan lokasi persidangan dimulai, teman-teman para dan penyintas yang telah berkumpul di Pengadilan Tinggi Christchurch diberitahu untuk mengharapkan perkembangan dalam kasus ini.

Tarrant berikutnya di pengadilan pada 12 Desember untuk sidang prosedural. (CK/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of