Titiek Soeharto Prihatin Jelang Pemilu Ada Elite Partai kena OTT KPK

0

Oleh : Muhajirin |

Semaranginside.com, Jakarta – Politisi Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto turut prihatin atas penangkapan Ketua Umum PPP Romarhurmuziy oleh KPK di Surabaya.

Titiek mengaku tak menyangka menjelang Pemilu masih ada elite parpol yang terjerat kasus koruspi.

“Saya ikut prihatin dalam waktu detik -detik seperti ini masih ada hal seperti itu ya,” kata Titiek di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (15/3) malam.

Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tersebut merasa bersyukur pihaknya tidak melakukan hal tercela.

Ia juga mengimbau kepada politisi-politisi seperjuangannya untuk berpolitik dengan baik, dengan tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan rakyat apalagi negara.

Baca Juga:  Efek Positif Kampanye Akbar di GBK Untuk Prabowo-Sandi

“Kita benar-benar tadi dipesankan bahwa kita ini sudah bagus, jangan sampai kesandung, jangan melakukan hal-hal yang bisa merugikan kita semua,” imbuhnya.

Tak hanya Titiek, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno juga turut prihatin atas peristiwa tersebut. Menurutnya, hal ini adalah catatan kelam dalam dunia politik di Indonesia, khususnya politisi-politisi muda.

“Saya sangat prihatin pertama kita ini hari yang kelam buat politisi-politisi muda kita betul-betul saya sendiri kaget,” ucapnya.

Seperti diberitakan, hari ini, Sabtu (16/3) KPK telah menetapkan status hukum pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya, Jumat (15/3). Termasuk Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau Rommy.

Baca Juga:  PAN Sebut Demokrat Sudah Beda Jalan dengan Koalisi 02

“Terkait dengan perkara, sebelum 24 jam berakhir pagi ini, KPK telah menentukan status hukum perkara dan orang-orang yang diamankan kemarin,” ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Sabtu (16/3).

Terkait status tersangka serta barang bukti dan kronologis OTT, pihak KPK akan menjelaskan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jln Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3) siang ini.

“Hasil dan barang bukti akan kami sampaikan pada konferensi pers,” ungkap Febri.(EPJ/INI Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of