Tol Layang Jakarta-Cikampek Jadi, Aptrindo Harap Tak Ada Libur Lebaran

0
Pembangunan Tol Layang Jakarta - Cikampek. (Foto: Antara)

Oleh  :  Rizky Atmaja

Pengoperasian jalan tol dinilai akan meringankan beban jalan raya menampung kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran. Karenanya truk diharapkan diijinkan beroperasi.

Semaranginside.com, Semarang – Rencana penyelesaian dan pengoperasian jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek oleh pemerintah saat arus mudik dan balik Lebaran 2019 disambut baik Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo).

Ketua Bidang Angkutan Lintas Daerah DPD Aptrindo Jateng-DIY, Yanuar Iswara, menjelaskan, ada harapan untuk beroperasinya angkutan barang pada masa libur Idul Fitri 1440 H. Bila Tol sepanjang 36,4 kilometer yang dibangun di atas jalan tol layang Jakarta-Cikampek telah selesai.

Baca Juga:  Tak Perlu Paksakan Tol Layang Jakarta-Cikampek Untuk Mudik

“Selama ini jalur Jakarta-Cikampek menjadi momok. Pusatnya kemacetan di Pulau Jawa saat arus mudik dan balik. Harapanya kemacetan berkurang dengan adanya Tol itu,” katanya, Selasa (12/3).

Yanuar menguraikan, daya tampung arus lalu-lintas mudik dan balik akan terbagi merata pada tiga jalur utama. Yakni Jalan Arteri Lama atau jalan Pantura (Daendels),  Jalan Tol Jakarta – Cikampek, dan Jalan Tol layang Jakarta – Cikampek.

Meski sebetulnya, lanjut dia, tanpa dilarang pun, secara otomatis truk sudah sedikit yang beroperasi. Sebab banyak sopir, kernet, kuli bongkar muat dan kepala gudang akan ikut merayakan hari raya Idul Fitri.

Baca Juga:  Ingat, Senin-Jumat Diberlakukan Buka Tutup Tol Jakarta-Cikampek

Pihaknya lebih mengkhawatirkan, kemacetan akan terjadi di daerah-daerah tujuan wisata. seperti kawasan Yogyakarta, Solo dan Semarang (Joglosemar).

“Banyak titik-titik wisata baru seiring populernya di media sosial. Namun jalan menuju ke tempat-tempat wisata masih relatif kecil daya tampungnya,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Aptrindo Jateng-DIY, Bambang Widjanarko berharap keberadaan jalan Tol bisa menjadi alternatif membagi beban kendaraan di jalanan.

“Kalau ke depan semua kendaraam mudik bisa diewatkan Tol. Tol mampu menampungnya. Beriringan dengan itu angkutan barang juga bisa diijinkan melintas di Jalan Arteri Lama atau Pantura,” katanya.

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of