Turunkan Angka Stunting 20%, Kades Mesti Optimalkan Dana Desa

0
Ilustrasi. Pemeriksaan kesehatan balita dan anak di Posyandu. Foto: Istimewa

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang – Angka stunting di Jawa Tengah masih cukup tinggi dan mengkhawatirkan. Saat ini persentase di angka 30 persen dan angka itu masih lebih tinggi dari batas yang telah ditetapkan organisasi kesehatan dunia (WHO) di bawah 20 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, mengatakan upaya penurunan harus terus dilakukan. Alasannya, pertama angka stunting jelas akan mengganggu regenerasi dan SDM kedepannya. Kedua, target yang telah disepakati dalam SDGs yakni di bawah 20 persen.

“Target SDGs kan di bawha 20 persen. Maka upaya penurunan harus dilakukan. Tapi tidak hanya oleh pemerintah saja melainkan semua lapisan masyarakat dan swasta harus ikut andil di dalamnya,” ujar Yulianto, Kamis (3/10).

Baca Juga:  Kecanduan Game Termasuk Penyakit Modern

Dirinya juga menyambut baik jika dana desa juga digunakan untuk menyelesaikan problem stunting ini. Sebab menurutnya, persoalan stunting memang bukan hanya tanggung jawab kesehatan.

“Semoga para Kades dapat mengefektifkan dana desa dalam menangani masalah kesehatan khususnya stunting,” pungkasnya.

Sementara itu Gubernur Ganjar Pranowo meminta Kepala Desa di seluruh daerah Jawa Tengah membantu persoalan penurunan angka stunting. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengoptimalkan dana desa.

Ia meminta agar para Kades menganggarkan dana desanya untuk program penurunan angka stunting. Jika memang dirasa kurang, maka Kades harus meminta bantuan ke pemerintah tingkat atasnya.

Baca Juga:  Sebulan Jadi Menko, Muhadjir Effendy Akui Belum Paham Stunting

Jika satu desa rata-rata ada 40 problem stunting, lanjut Ganjar, dengan cara itu dapat mempercepat pengurangan angka stunting di Jateng. Selain menggunakan dana desa untuk sarana kesehatan, anggaran itu bisa digunakan untuk perbaikan gizi, kontrol kesehatan dan seterusnya.

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of