“Ubud Writers Festival” di Semarang?

0
Wali Kota Hendrar Prihadi menerima Janet de Neefe dan rombongan dari Ubud Writers Festival. Foto : @hendrarprihadi

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Wali Kota Hendrar Prihadi kemarin mengunggah fotonya bersama Janet de Neefe pada akun Instagram miliknya. Janet disebut sebagai inisiator acara sastra terkemuka di Bali, yakni Ubud Writers Festival. Pada tulisan yang menyertai foto tersebut, Wali Kota mengungkapkan bila pertemuan dengan Janet membicarakan soal kegiatan serupa.

“Siang ini di kantor kedatangan Jane De Neefe -inisiator @ubudwritersfes — rencananya akan create event serupa di Semarang — Kalau aku sih iyesss #SemarangSekarang,” tulisnya.

Unggahan tersebut langsung mendapat tanggapan dari banyak pihak. Hingga pagi ini, terlihat sudah ada lebih dari 2.300 akun yang menyukainya. Sementara, ada puluhan tanggapan, meski sebagian juga tak sesuai dengan foto tersebut.

Baca Juga:  Tingkat Konsumsi Ikan Warga Kota Semarang Rendah

Akun @yuktiasih_proborini memberi komentar, “Saya iyes bangeeeetsss..” Sementara akun @exp_communication menyatakan, “Salut dengan Walikota yang peduli dengan #literasi. Kami dukung Pak.” Sementara @widotyas mengungkapkan, “Semarang juga tempat lahir penulis ulung pak, mendiang Ibu NH Dini, jadi pas juga event tersebut.”

Belum diketahui, sejauh mana rencana penyelenggaraan kegiatan serupa Ubud Writers Festival tersebut. Tapi jika melihat kesungguhan Wali Kota, sepertinya penyelenggaraannya tinggal menunggu waktu.

Kota Semarang sendiri baru-baru ini menjadi penyelenggaraan kegiatan sastra. Di Taman Budaya Raden Saleh misalnya, ada pembahasan tentang perempuan dan sastra. Acara yang digelar oleh Dewan Kesenian Semarang tersebut mengundang beberapa perempuan penulis yang juga tampil di panggung.

Baca Juga:  Sosok Baru yang Diprediksi Duduk di Kursi DPRD Kota Semarang

Selain itu, di Kota Lama juga baru digelar Semarang Literary Triennale. Acara yang diinisiasi oleh Hysteria itu menghadirkan penulis di Kota Semarang seperti Handry TM yang juga Ketua Dewan Kesenian Semarang, Sulis Bambang dari Bengkel Sastra Taman Maluku, Heri CS penulis dari Boja, serta Adin dari Hysteria.

Nah, jika acara seperti Ubud Writers Festival hadir di Kota Semarang, terbayang bakal seperti apa ramainya Kota Semarang nanti. Semoga itu juga meningkatkan minat literasi masyarakat ya..(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of