UIN Walisongo Terjunkan Mahasiswa KKN Terbanyak

0
Mahasiswa KKN UIN Walisongo. Foto : walisongo.ac.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Lebih dari seribu mahasiswa UIN Walisongo akan diterjunkan ke daerah untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dua hari ini, mereka harus mengikuti pembekalan.

Ketua LP2M Dr H Akhmad Arif Junaidi melaporkan, KKN ke-73 ini jumlahnya terbanyak dalam sejarah KKN UIN Walisongo, yakni 1.757 mahasiswa.

“Mereka dibagi menjadi dua lokasi yakni Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal. Kabupaten Semarang 6 Kecamatan: Tuntang, Bringin, Pabelan, Getasan, Banyubiru dan Sumowono. Sementara Kendal 2 Kecamatan: Sumowono dan Singorojo,” jelas Arif.

Kapus PPM Rikza Chamami berharap pembekalan KKN yang dilaksanakan selama dua hari yakni 30 September – 1 Oktober 2019 ini memiliki nilai religius sesuai tema KKN “Pemberdayaan Agama Berbasis Masjid dan Madrasah”. Rikza menginstruksikan kepada panitia agar sebelum acara dimulai membaca asma’ul husna atau shalawat dan istighosah bersama di akhir acara.

Baca Juga:  Demo dan Bawa Poster ''Vulgar'', Ganjar; Mahasiswa Harusnya Lebih Intelektual

Sementara itu, Wakil Rektor I UIN Walisongo Dr H Mukhsin Jamil MAg menegaskan, mahasiswa UIN Walisongo tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga terjun di tengah masyarakat.

“Kalian sudah pintar di kelas, mendapat nilai A. Pertahankan dan sempurnakan nilai melalui KKN ini. KKN mengintegrasikan tri dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya saat membuka acara Pembekalan KKN di Aula II UIN Walisongo, kemarin.

Melalui Pembekalan KKN ini, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyararakat (LP2M) menghendaki para mahasiswa KKN dituntut peran aktif di masyarakat. Terutama menyangkut lima program kerja pokok KKN yaitu bidang Keagamaan, bidang Pendidikan, bidang Ekonomi / Wirausaha, bidang Lingkungan dan bidang Kesehatan.

Baca Juga:  Pramuka Teladan Nasional, Mahasiswi UIN Walisongo Terima Penghargaan Jokowi

Oleh karena itu, sebelum terjun ke masyarakat mereka dibekali berbagai macam materi dari para ahli. Diantaranya mengenai kebijakan umum KKN di UIN Walisongo oleh Dr Mukhsin Jamil, kebijakan pembangunan di pemerintah Kabupaten Semarang dan Kendal oleh Kabag Kesra Kabupaten Semarang dan Kendal serta penguaatan perilaku positif masyarakat untuk pemberdayaan masyarakat oleh Muhammad Amin SPdI.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of