Undip Sosialisasikan Kedelai Grobogan

0
Sosialisasi kedelai Grobogan oleh FPP Undip. Foto : undip.ac.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (Undip) Dr Ir Bambang Waluyo HEP MS MAgr mengungkapkan, saat ini Jawa Tengah adalah daerah penghasil kedelai terbesar ketiga se-Indonesia. Jawa Tengah memiliki varietas super dari Grobogan yang harus digaungkan. Dia menegaskan, sudah saatnya varietas asli menjadi raja di negara sendiri.

“Jika ingin tujuan tercapai tentu harus ada rasa nasionalisme untuk mencintai varietas dalam negeri yang diproduksi oleh petani lokal, tidak hanya dari petani, tetapi juga dari sisi konsumen. Selain itu perlu adanya pengembangan teknologi produksi kedelai lokal agar bisa bersaing dengan kedelai-kedelai transgenik” tuturnya dikutip dari situs resmi Undip, Minggu (22/9).

Baca Juga:  Catat, Menlu Retno Marsudi Hadiri Diplofest Semarang 30 Agustus

Untuk diketahui, kedelai bersama jagung, gula, dan daging adalah komoditas yang menjadi fokus pemerintah untuk terus digenjot produksinya. Pasalnya produksi kedelai dalam negeri masih belum bisa mengimbangi permintaan kedelai di pasaran. Produksi yang relatif stagnan dari tahun ke tahun menyebabkan impor kedelai menjadi tidak terkendali.

Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip berupaya memasyarakatkan kedelai Grobogan Non GMO dengan menggandeng Pemkab Grobogan dan PUSRI dengan tujuan bersama guna mensejahterakan petani dengan varietas lokal yang dimiliki.

Baca Juga:  Mahasiswa FEB Undip Raih Prestasi di Brunei

Keunggulan kedelai Grobogan sebagai salah satu varietas lokal unggulan harus dikenalkan terlebih dahulu kepada masyarakat. Tahap penyadaran ini memerlukan dukungan banyak pihak, terutama pemerintah dan segala pihak mulai dari hulu hingga pasca panen agar tujuan bisa tercapai.(nug)

 

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of