Unnes Ajak Remaja Karimunjawa Jaga Terumbu Karang

0
Wakil Rektor 1 Unnes dan tim pengabdian di Karimunjawa. Foto : unnes.ac.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengajak para remaja di Pulau Karimunjawa untuk ikut peduli pada lingkungan. Salah satunya yakni dengan menjaga habitat terumbu karang di laut.

Hal itu diungkapkan Wakil Rektor Bidang Akademik Unnes Prof Zaenuri SE MSi Akt saat berbicara di hadapan pelajar kelas IX SMP Negeri 1 Karimun Jawa. Dia mengatakan, pada pertemuan tersebut pokok materi yang disosialisasikan yaitu tentang pentingnya menjaga ekosistem laut, pencemaran laut, dan mengajak generasi muda untuk memahami bahwa terumbu karang tidak lebih kuat dari pada batu.

“Melalui edukasi dini terhadap generasi muda di Karimun Jawa diharapkan mereka senantiasa menjaga dan merawat terumbu karang agar keberlanjutan Karimunjawa ke depan supaya tetap lestari,” kata Zaenuri dikutip dari situs resmi Unnes.

Baca Juga:  Pusat Inovasi Komersialisasi Unnes Kunjungi Undip

Zaenuri ke pulau yang berada di utara Pulau Jawa tersebut beserta tim pengabdian kepada masyarakat dengan menggandeng Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bakti Sosial. Mereka melaksanakan pengabdian di dua sekolah yang berada di Karimunjawa, Sabtu (21/9) lalu.

Setelah di SMP 1 Karimunjawa, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi di SMK Negeri 1 Karimunjawa.

Di situ, tim pengabdian memberikan sosilasisasi dan motivasi agar siswa-siswi SMK Negeri 1 Karimunjawa bisa melanjutkan pendidikan di Unnes.

“Generasi muda haruslah bercita-cita setinggi mungkin, terlebih lagi Karimunjawa merupakan destinasi wisata kelas internasional. Tidak cukup hanya dikelola oleh masyarakat yang berpendidikan menengah, perlu adanya perubahan di masyarakatnya untuk berinovasi dan senantiasa menjaga Karimunjawa,” tegasnya.

Baca Juga:  Puluhan Ekor Hiu Mati di Karimunjawa

Dia mengakui hal tersebut tak mudah dilakukan karena pola pikir yang lebih menyarankan anaknya untuk langsung bekerja dan membantu orang tua menjadi nelayan atau langsung menikah.

“Dengan adanya kegiatan ini semoga dapat mengubah pola pikir masyarakat di Karimunjawa supaya memiliki pemikiran yang maju dan senantiasa menjaga ekosistem laut mereka. Kalau bukan dimulai dari sekarang, kapan lagi dan kalau bukan kita, siapa lagi. Karena sejatinya laut kita adalah warisan kita, yang akan kita wariskan ke anak dan cucu kita,” katanya.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of