Usai Hujan Deras, Banjir dan Longsor Landa Manado

0
Hujan deras terus mengguyur Kota Manado. Foto: INI-Network

Oleh: Pratama Milan

Semaranginside.com, Manado – Hujan deras terus mengguyur Kota Manado dan sekitarnya sejak Sabtu malam hingga Minggu (28/4). Akibatnya, terjadi banjir dan tanah longsor di sejumlah titik.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado Jenny Bangonang mengatakan, selain banjir, tanah longsor juga terjadi di Paal Dua lingkungan VII. Sejumlah kelurahan yang dilanda banjir yakni Kelurahan Mahawu, Ternate Tanjung, Sumompo, Paal Dua, Tuminting, Banjer, Komo Luar, Bitung Karangria, Bailang, Dendengan Luar, Karame, dan Tumumpa Dua.

Meski hujan sudah reda, tetapi ketinggian air belum juga surut sehingga BPBD masih membantu masyarakat untuk mengungsi ke tempat-tempat yang aman.

Petugas BPBD di lapangan, Lee Bawole, mengatakan BPBD bersama Dinas Sosial Kota Manado sedang melakukan pendataan terhadap para korban, sehingga bisa mendapatkan bantuan tanggap darurat bencana.

Baca Juga:  Sandiaga Uno: Event Java Jazz Memajukan Ekonomi Kreatif

“Kami sedang keliling Manado, mendata para korban bencana, sehingga bantuan tanggap darurat bencana yang akan diberikan bisa tepat sasaran,” katanya.

Lurah Paal Dua, I Gusti Sudarmaja, mengatakan, air dari DAS Tondano juga sudah naik dan menyebabkan puluhan rumah terendam air sekitar satu meter. Warga terpaksa harus mengungsi.

“Bahkan di Paal Dua tepatnya di lingkungan VII sudah terjadi tanah longsor yang menyebabkan rusaknya rumah warga namun tidak ada korban jiwa,” katanya.

Sementara itu, sekitar pukul 16.30 Wita, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini soal cuaca di seluruh wilayah Sulawesi Utara. Intensitas curah hujan sedang hingga lebat disertai petir meluas ke semua daerah di Sulut hingga pukul 23.00 Wita malam ini.

Baca Juga:  Sistem Ganjil-Genap dan Satu Arah untuk Arus Lebaran

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Kelas II Sam Ratulangi Manado, Chariz Kainama mengimbau warga tetap berhati-hati saat berada di luar rumah.

“Melihat perkembangan cuaca dan kondisi sekitar, warga yang tinggal di daerah rawan banjir agar tetap waspada,” kata dia, Minggu (28/4).

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado mulai memetakan tiga wilayah yang berpotensi besar terkena banjir, yaitu Kelurahan Banjer, Kelurahan Mahawu, Kelurahan Paal Dua.

Kepala BPBD Manado, Maxmilian Tatahede mengatakan personilnya sudah dipersiapkan tinggal merespon bila ada laporan warga.

“Personil sudah dikerahkan ke wilayah yang akan terdampak banjir. Namun air sudah mulai surut. Sementara ini, ada tiga wilayah yang sudah dizonanisasi,” kata dia. (Aza/Ags/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of