Warga Solo pun Rela Berdesakan Hadiri Pemakaman Habibie

0
Antusiasme warga ibu kota untuk menyaksikan prosesi upacara pemakaman Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ. Habibie. Foto: Istimewa

Oleh: Icheiko Ramadhanty

Semaranginside.com, Jakarta – Ribuan warga antusias menyaksikan prosesi pemakaman Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ. Habibie, Kamis (12/9). Mereka rela berdesakan demi menjadi saksi terakhir pemakaman Bapak Teknologi Indonesia tersebut.

Sepanjang jalan dari rumah di kawasan Patra Kuningan, Jakarta, tampak masyarakat berderet di pinggir jalan. Mereka mengabadikan iring-iringan kendaraan yang membawa jenazah almarhum Habibie. Bahkan banyak yang menghormat saat mobil jenazah melintas di dekatnya.

Tak hanya warga ibu kota yang ikut menyaksikan prosesi pemakaman. Bahkan dari luar Jabodetabek pun rela datang jauh-jauh untuk menyaksikan dan ikut mengantarkan pahlawan kebanggaan bangsa tersebut ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Baca Juga:  Apa Kata Mereka Soal Habibie ...

“Ya mbak saya nge-fans banget sama Pak Habibie. Anak saya, keluarga saya, semuanya kagum. Beliau pintar dan ramah,” ucap Tri Anjasmara, warga Kota Solo.

Banyaknya warga di luar Jabodetabek yang memenuhi Kawasan TMP Kalibata membuktikan, bahwa kuatnya sosok dan kekaguman atas BJ Habibie di mata sebagian masyarakat Indonesia. Pada pukul 14.00, prosesi pemakaman belum juga berakhir. Masyarakat masih senantiasa menunggu dan mengucap doa untuk almarhum BJ. Habibie. Meskipun begitu, banyak masyarakat yang tidak sabar untuk masuk ke kawasan makam. Paspamres pun semakin memperketat penjagaan untuk menahan warga yang ingin masuk secara bebas.

Baca Juga:  Habibienomics dan Indonesia

“Kalo orang baik itu ya doanya juga baik, ya mbak. Kayak Pak Habibie gini kan saya pernah diajak makan bareng juga. Ini juga banyak orang di sini mendoakan beliau,” tutur Edelwis, warga Cengkareng, Tangerang Selatan, Banten.

Ketika jenazah masuk area TMP Kalibata, serentak warga melantunkan la ilaha ilallah terus menerus. Selamat jalan Bapak Teknologi dan Demokrasi. (AS/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of