Waspadai Bom Medan, Polrestabes Semarang Tingkatkan Keamanan

0
Ilustrasi. Foto: Antara

Oleh: Ade Lukmono

Semaranginside.com, Semarang – Bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan membuat kepolisian lebih waspada, termasuk Polrestabes Semarang. Pascakejadian, kewaspadaan ditambah, terutama di mapolsek-mapolsek yang ada di wilayah hukum Polrestabes Semarang karena merupakan tempat pelayanan publik.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Enriko Silalahi mengatakan selain tempat pelayanan publik, pihaknya juga meningkatkan kewaspadaan dalam penjagaan di tempat-tempat vital.

“Di tempat pelayanan publik itu kewaspadaan anggota tentu harus ditingkatkan. Terutama Polsek, Polres juga ada peningkatan kewaspadaan,” ujarnya, Rabu (13/11).

Baca Juga:  Tak Mau Tertidur, Mahasiswa se-Bandung Raya Teriakkan ‘Revolusi’

Sedangkan, hal-hal teknis misalnya terkait penebalan anggota pihaknya menanti instruksi dari Kapolda Jateng, Irjen Rycko Amelza Dahniel. “Penebalan belum, lain-lain kami menunggu Kapolda,” kata Enriko.

Dia menambahkan, saat pintu gerbang utama Mapolrestabes Semarang ditutup sebagian untuk mempermudah pemeriksaan tamu yang akan masuk, terutama saat ini banyak masyarakat yang memohon untuk mendapatkan SKCK demi keperluan persyaratan pendaftaran CPNS.

Pintu gerbang samping yang biasanya digunakan untuk akses pemohon SKCK juga ditutup sehingga pemohon harus melewati pintu gerbang utama. “Pintu samping ditutup, karena dekat dengan pelayanan,” kata dia.

Baca Juga:  Empati dan Solidaritas Dunia Mengalir untuk Muslim Selandia Baru

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of