Zakir Naik Dikriminalisasi Dengan Tuduhan Pencucian Uang

0
Foto: Istimewa

Oleh: Nurcholis

Semaranginside.com, Jakarta — Otoritas India kembali menjerat pengkhotbah terkenal asal India, Zakir Naik dengan tuduhan melakukan pencucian uang. Otoritas India juga menuduhnya menyebarkan pidato ujaran kebencian.

Direktorat Penegakan Hukum (ED), sebuah lembaga penyidik kejahatan keuangan India, melayangkan gugatan pada Zakir Naik di pengadilan Mumbai hari Kamis (2/5/2019), lansir BBC.

ED mengklaim, pihaknya sudah mengidentifikasi aset bernilai jutaan dolar sebagai dasar gugatan kriminal tersebut.

Kepada pengadilan, ED juga mengatakan, ceramah dan kuliah Zakir Naik menginspirasi sejumlah pemuda Muslim di India untuk melakukan tindakan-tindakan melanggar hukum dan aksi terorisme, sebuah tuduhan yang ditolak Zakir.

Baca Juga:  Muktamar Muhammadiyah 2020 di Solo, Ini Fokus Pembahasannya

Kriminalisasi India terhadap Zakir Naik bukanlah hal baru. India marah ketika seringkali dakwahnya sering meruntuhkan argumen pemeluk agama mayoritas di negeri itu.

Zakir berkali-kali menolak tuduhan sepihak atas aktivitasnya dengan tuduhan terorisme yang selalu disematkan otoritas India.

Zakir Naik meninggalkan India tahun 2016 dan kemudian pindah ke Malaysia hingga mendapatkan status tinggal resmi atau permanent resident. Ulama berumur 52 tahun itu dikenal sebagai seorang kristolog dan ahli perbandingan agama yang ulung.

Baca Juga:  Salah Input di TPS 04 Pakis Magelang, Suara Jokowi Kelebihan 1.000

Lahir di Kota Mumbai, India 18 Oktober 1965, Zakir dikenal sebagai presiden dari Yayasan Riset Islam (IRF) dan pendiri saluran TV Perdamaian, satu-satunya saluran di dunia yang mengkhususkan diri dalam tayangan perbandingan agama.

Sebelum ditutup pemerintah India, siaran debatnya dari satu negara ke negara lain ditonton jutaan orang.
Arab Saudi memberikan hadiah Internasional Raja Faisal (KFIP) medali emas, dan uang sebesar 200 ribu dolar AS (senilai Rp 2,6 miliar) kepada Zakir Naik di tahun 2015 atas kiprah dakwahnya. (cak/Ags/INI-network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of